Tolak Penutupan, Warga Dolly Surati Gubernur Jatim

Selasa, 27 Mei 2014 - 11:02 WIB
Tolak Penutupan, Warga...
Tolak Penutupan, Warga Dolly Surati Gubernur Jatim
A A A
SURABAYA - Para Pekerja Seks Komersial (PSK), mucikari dan warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan rupanya tidak main-main dengan sikapnya menolak penutupan lokalisasi Dolly.

Tak hanya menggelar unjuk rasa penolakan ke kantor kelurahan setempat, para PSK, mucikari dan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Bersatu (GRB) ini juga mengirim surat penolakan ke Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo.

GRB yang terdiri atas Front Pekerja Lokalisasi (FPL) dan Komunitas Pemuda Independent (KOPI) mengirim surat tersebut pada 12 Mei lalu.

Surat tersebut ditembuskan ke DPRD Jatim, DPRD Kota Surabaya serta Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Surat penolakan penutupan lokalisasi Dolly bernomor 003/GRB Jatim/2014 itu juga meminta pada Gubernur Jatim, Soekarwo untuk mempertemukan para pihak.

Baik yang menolak maupun yang sepakat dengan penutupan lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara ini. Tujuannya, agar tidak terjadi konflik horizontal pada saat penutupan di 19 Juni mendatang.

“Sampai saat ini, belum pernah ada dialog antara pemkot (Pemerintah Kota Surabaya) dengan warga di sekitar lokalisasi,” ujar Ketua Umum FPL, Suyitno, Selasa (27/5/2014)

Suyitno menceritakan, dalam beberapa hari terakhir ini, Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana rutin mengadakan dialog dengan RW yang terdampak atas penutupan ini.

Diantaranya, RW 3, 6,10,11 dan 12. Sayangnya, dalam dialog dengan warga ini, Wisnu tidak mampu menyampaikan secara lebih detil tentang rencana strategis pemkot pasca penutupan Dolly.

Surito menuturkan, menurut Wisnu, warga yang sepakat penutupan, akan mendapat kompensasi yang sesuai dengan penghasilan di Dolly.

Jika nanti tidak sesuai, warga maupun pengelola wisma, bisa membuka usaha kembali seperti semula.

“Ini jelas pembodohan. Sebab, kompensasi yang nilainya kurang dari Rp10 juta hingga kini belum ada,” paparnya.
(sms)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved