Menhut Minta Perusahaan Lakukan RER

Jum'at, 23 Mei 2014 - 03:01 WIB
Menhut Minta Perusahaan...
Menhut Minta Perusahaan Lakukan RER
A A A
RIAU - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengimbau dunia usaha khususnya seperti pulp & kertas melakukan restorasi ekosistem sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan.

Tidak hanya pengusaha di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) saja tapi industri pertambangan dan perkebunan juga melakukan restorasi ekosistem

Menurut dia, pola restorasi ekosistem ini telah yang dilakukan oleh kelompok Asia Pasific Resources International Holding Limited (APRIL) yang mempunyai unit usaha di Riau.

"APRIL yang mendorong program Restorasi Ekosistem Riau bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain," sebut Menhut Riau, Kamis (22/5/2014).

RER adalah kemitraan antara pelaku bisnis yang dimotori kelompok APRIL dengan aktivis lingkungan untuk memulihkan kerusakan hutan akibat pembalakan, perambahan, dan kebakaran hutan rawa gambut di Semenanjung Kampar, Riau. Proyek berdurasi 10 tahun itu bakal merevitalisasi hutan seluas 20.265.

Menhut mengungkapkan jumlah izin restorasi ekosistem di Indonesia masih bisa ditingkatkan. Apabila 11.000 izin tambang masing-masing berkontribusi seluas 20.000 hektare maka akan ada setidaknya 20 juta hektare hutan yang akan direstorasi.

Saat ini izin restorasi yang diterbitkan oleh Kemenhut baru sebanyak enam unit dengan luas areap sekitar 500.000 hektare.

Chairman Dewan Penasehat RER Kusnan Rahmin menyatakan program restorasi yang dijalankan juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. "Kami melibatkan masyarakat setempat untuk kegiatan pembibitan dan penanaman," kata Kusnan yang merupakan Pesiden Direktur APRIL Indonesia.

Untuk melakukan restorasi yakni penanaman kayu alam ini, pihak APRIL akan mengalokasikan dana sebesar Rp17 juta.

Tanaman yang disiapkan dalam pembibitan adalah tanaman asli di hutan setempat. Saat ini RER sudah menanam 1.200 pohon yang akan diteruskan sampai setidaknya 5.400 pohon pada tahun ini. "Dalam kurun 10 tahun mendatang kami targetkan penanam 2 juta pohon lokal bersama masyarakat," ujar Kusnan.

Selain penanaman pohon upaya restorasi dilakukan dengan memperbaiki tata kelola air gambut, pencegahan kebakaran, pencegahan pembalakan liar dan perambahan.
(lns)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
2 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
3 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
4 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
4 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
7 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
7 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved