Nama Karo SDM Polda Jatim Dicatut Dalam Penerimaan Bintara

Selasa, 20 Mei 2014 - 22:07 WIB
Nama Karo SDM Polda...
Nama Karo SDM Polda Jatim Dicatut Dalam Penerimaan Bintara
A A A
SURABAYA - Penerimaan anggota Bintara Polisi Republik Indonesia (Polri) dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan.

Modusnya adalah dengan mencatut nama Karo Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim Kombes Pol Rachmad Mulyana.

Penipuan tersebut diawali dengan beredarnya pesan singkat SMS ke beberapa pendaftar penerimaan Bintara yang tidak lolos.

SMS tersebut berbunyi “Ijin, Sy AIPTU TONI / POLDA JATIM. Dapat perintah tuk menyampaikan ..... agar m'hubungi bpak ketua penitia skarang. Mengenai pendaftaran BRIGPOL TA 2014. KOMBES POL. RACHMAT MULYANA.
Hub: 0818438050”.

Selain nama Aiptu Toni, SMS serupa beredar atas nama Aiptu Doni. Selain itu, penipu yang mengatasnamakan Rachmad Mulyana mengaku mendapatkan perintah dari Kapolda Jatim, untuk menghubungi pendaftar Brigadir Polri yang tidak diterima, karena masih ada kekosongan tujuh orang.

Bagi pendaftar yang mendapatkan SMS tersebut, secara langsung akan masuk dan mengikuti pendidikan.

Namun pada ujung ujungnya, penipu tersebut meminta uang Rp11 juta, untuk diberikan pada pengawas dari Mabes Polri.

Menanggapi SMS tersebut, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setyono menandaskan bahwa SMS tersebut adalah bentuk penipuan.

Sebab, dalam penerimaan anggota Brigadir Polisi sudah dilakukan transparan dan tidak ada penggunaan uang. Kasus penipuan ini akan melaporkannya ke bidang kriminal umum Polda Jatim.

“Jelas ini penipuan, kami sudah melakukan secara transparan, kami minta pada masyarakat untuk tidak mudah percaya,” katanya.

Sementara itu, Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Rachmad Mulyana menegaskan bahwa SMS tersebut adalah penipuan.

Dia menandaskan, bahwa untuk setiap jenjang pengumuman selalu disampaikan oleh panitia setiap hari. “SOP sudah jelas dengan one day system, setiap tahapan tes langsung diumumkan,” tegasnya.

Untuk itu, dia meminta pada masyarakat agar tidak percaya pada siapa saja yang mengaku panitia dan bisa meloloskan peserta.

Kombes Pol Rachmad juga mengatakan bahwa di jajarannya tidak ada anggota bernama Aiptu Toni atau pun Doni. “Kami telah membentuk tim untuk melacak SMS tersebut,” tandasnya.

Berdasarkan penelusuran tim cyber Polda Jatim, diketahui SMS tersebut berasal dari Sulawesi.

Diduga, SMS itu dilakukan oleh sekelompok orang yang tergabung dalam sindikat penipuan.

Sindikat tersebut berasal dari Sidenreng, Sulawesi Selatan. Disinyalir bahwa kelompok ini sudah lama beraksi dan selalu mengatasnamakan pejabat.

Kelompok penipuan ini sebenarnya sudah lama menjadi incaran polisi. Kombes Pol Rachmad juga menandaskan bahwa Polda Jatim sudah menetapkan mereka sebagai target operasi.
(sms)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
6 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
8 jam yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
10 jam yang lalu
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
10 jam yang lalu
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
11 jam yang lalu
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
11 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved