Terduga teroris Klaten seorang ustaz & Ketua RT

Jum'at, 16 Mei 2014 - 16:45 WIB
Terduga teroris Klaten...
Terduga teroris Klaten seorang ustaz & Ketua RT
A A A
Sindonews.com - Salah satu terduga teroris yang ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror, Mabes polri di Kabupaten Klaten Kamis (15/5) ternyata ketua RT.

Terduga teroris tersebut adalah Slamet Sucipto yang dikenal sebagai Ketua RT 22 RW 06, Desa Tempursari Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten.

Keterangan yang dihimpun KORAN SINDO, menyebutkan Sucipto merupakan warga yang ramah dan suka bermasyarakat. Tidak hanya itu Sucipto juga dikenal sebagai ustaz dan guru mengaji di wilayah tempat ia tinggal. Sehingga para tetangga tidak pernah menyangka jika Sucipto itu ikut dalam kelompok terorisme dan diburu oleh Polisi.

Ketua RW 06 Desa Tempursari, mengatakan tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan yang diperihatkan oleh Sucipto selama bergaul dengan warga. Menurutnya, Sucipto tinggal di rumah itu bersama istrinya, dia selalu berbaur dengan masyarakat dan sifatnya terbuka. Bahkan dirinya sering bergaul dan bergurau dengan mudah dengan warga di sekitarnya.

Selain itu dirinya juga dikenal sebagai pedagang kambing yang selalu beroperasi di Pasar Hewan di Kabupaten Klaten dan sekitarnya. “Ya tidak percaya kalau dirinya terlibat, lha wong kesehariannya orangnya sangat terbuka seperti itu,” ucapnya, Jumat (16/5)

Sebelum penangkapan Sucipto, menurutnya beberapa hari sebelumnya wilayahnya didatangi oleh warga yang menggunakan kendaraan berpelat nomor B, warga yang datang itu langsung menanyakan keberadaan Sucipto dan kegiatan sehari-harinya.

Saat itu dirinya mengaku curiga karena selama ini Sucipto tidak memiliki keluarga atau kerabat di Jakarta. “Kami kira siapa, lha ternyata malah tim dari Mabes Polri,” ucapnya.

Sementara itu hal berbeda dialami oleh warga di lokasi lain penggerebekan teroris di Klaten. Di lokasi penggerebegan Sumber Kecamatan Trucuk, warga justru tidak mengenali terduga teroris yang digelandang polisi.

Menurut warga, terduga teroris itu tidak pernah mengenalkan diri ke tetangga mereka.

Ketua RT Setempat, Supardi Marsono, mengatakan para terduga teroris itu tidak memberikan identitas apapun kepada perangkat desa. Padahal identitas itu sudah beberapa kali diminta olehnya dan juga perangkat desa setempat.
(lns)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
43 menit yang lalu
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
1 jam yang lalu
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
1 jam yang lalu
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
2 jam yang lalu
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
Ketua Umum PP Muhammadiyah...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta PPN 12% Dikaji Ulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved