Air Sungai Jeneberang tercemar berat

Senin, 12 Mei 2014 - 20:47 WIB
Air Sungai Jeneberang...
Air Sungai Jeneberang tercemar berat
A A A
Sindonews.com - Kualitas air Sungai Jeneberang yang selama ini menjadi salah satu sumber baku air minum untuk wilayah Makassar dan sekitarnya, cukup memprihatinkan. Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Sulawesi Selatan (Sulsel) bahkan melabeli kualitas air sungai yang melintasi Kabupaten Gowa dan dua kecamatan di Makassar ini, sangat buruk.

Berdasarkan data dari BLHD Sulsel per akhir 2013, mutu air Sungai Jeneberang berada pada tingkat cemar berat. Parameternya mengacu pada hasil uji TSS, BOD, NO2, H2S, dan CI yang berada di atas baku. Kondisi ini diperparah dengan lahan hutan di sekitar Sungai Jeneberang yang luasnya sekitar 2.462 hektare, tergolong kritis.

Kepala BLHD Sulsel Hasbi Nur mengungkapkan, umumnya pencemaran air sungai Jeneberang ini berasal dari erosi di pinggiran sungai yang disebabkan oleh penebangan hutan. Pencemaran juga diakibatkan oleh aktivitas pertambangan yang dilakukan di pinggiran sungai. "Hal inilah yang mengakibatkan terjadinya peningkatan sedimentasi di aliran sungai," kata Hasbi, Senin (12/5/2014).

Masalah lain yang dihadapi adalah aktivitas masyarakat di sekitar sungai yang berakibat pada pencemaran sungai sepanjang 73 kilometer itu. Misalnya pertanian, limbah rumah tangga, hotel, dan tempat wisata.

Di Kecamatan Malino dan Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, serta Kecamatan Tamalate misalnya, banyak perumahan dan pasar yang menyumbang limbah domestik ke badan sungai. "Sumber pencemar lainnya juga adalah hewan ternak. Kotoran ternak yang masuk ke air sungai menyebabkan kualitas air memburuk. Limbah pemotongan hewan juga banyak merusak kualitas air di sungai ini," jelas Hasbi.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, kondisi Sungai Jeneberang akan semakin parah dan dampaknya akan dirasakan oleh warga sendiri. Untuk itu, Hasbi mengimbau masyararakat agar bersama-sama menjaga kebersihan Sungai Jeneberang. Pelaku usaha dan industri diimbau agar dalam melakukan proses produksinya tidak melebihi baku mutu yang ditetapkan.

"Seharusnya tidak ada lagi warga yang membuang sampah ke sungai. Pelaku pertanian dan perkebunan juga diminta untuk tidak menggunakan pupuk secara berlebihan dan beralih menggunakan pupuk organik," imbuhnya.

Hasbi juga mengimbau agar masyarakat dapat bekerja sama untuk mengawasi tindakan pencemaran yang bisa saja dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. "Silakan lapor ke kami (BLHD Sulsel) atau pihak berwajib kalau menemukan pelaku industri yang membuang limbahnya ke sungai," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Kritis Pencemaran Lingkungan
Kritis Pencemaran Lingkungan
Legislator Apresiasi...
Legislator Apresiasi Polda Riau Tindak Tegas Korporasi Perusak Lingkungan
Anggap Ganggu Kesehatan,...
Anggap Ganggu Kesehatan, Warga Minta Pabrik Aspal di Pana Berhenti Operasi
Fenomena Aneh, Aliran...
Fenomena Aneh, Aliran Sungai di Jembatan Tarikolot Sempat Berbusa seperti Awan
Kendalikan Pencemaran...
Kendalikan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, MIND ID dan KLHK Bersinergi
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
18 menit yang lalu
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
1 jam yang lalu
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
3 jam yang lalu
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
3 jam yang lalu
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
4 jam yang lalu
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
5 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved