Ribuan pedagang Pasar Sentral Makassar kehilangan mata pencaharian

Kamis, 08 Mei 2014 - 15:03 WIB
Ribuan pedagang Pasar...
Ribuan pedagang Pasar Sentral Makassar kehilangan mata pencaharian
A A A
Sindonews.com - Ribuan pedagang Pasar Sentral Makassar, Sulawesi Selatan, kehilangan mata pencarian akibat peristiwa kebakaran yang menghanguskan ribuan lapak. Para pedagang hanya berharap dapat diberikan izin membuka lapak dagangan dadakan di sekitar lokasi kebakaran.

Dalam peristiwa kebakaran tadi malam, kobaran api yang begitu besar melalap semua barang milik para pedagang. Hal itu membuat sejumlah pedagang harus gulung tikar karena tidak memiliki lagi lapak maupun los untuk ditempati berjualan. Selain itu, para pedagang juga merugi, berkisar puluhan juta rupiah per orang.

Meski kerugian yang dialami sejumlah pedagang tidaklah sedikit, sebagian di antaranya akan tetap berjualan di sekitar lokasi tempat terjadinya kebakaran. Sebab, tidak ada lagi jalan bagi para pedagang untuk mengais rezeki. Karenanya, sejumlah pedagang berharap pemerintah dapat memberikan izin kepada para pedagang untuk mendirikan lapak yang sifatnya dadakan di sekitar lokasi kebakaran.

Kamis (8/5/2014), Kapolres Pelabuhan, Makassar, AKBP Wishnu Buddhaya mengatakan, pihak kepolisian masih menunggu hasil Labfor Mabes Polri untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap asal-muasal kobaran api yang menghanguskan ribuan los di Pasar Sentral.

Kini, Polres Pelabuhan telah mengambil langkah pengamanan di sekitar lokasi terjadinya kebakaran untuk mengantisipasi tindakan pencurian yang dilakukan oleh oknum tertentu. Kapolres Pelabuhan juga akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang melihat terjadinya.
(zik)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
45 menit yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
1 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
4 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
8 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
8 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
8 jam yang lalu
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved