Kemenag Sumut tak larang warga berangkat umrah

Rabu, 07 Mei 2014 - 07:31 WIB
Kemenag Sumut tak larang...
Kemenag Sumut tak larang warga berangkat umrah
A A A
Sindonews.com - Kepala Bidang Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Sumut, Hasful Huznain menegaskan tidak ada larangan bagi umat Islam di Sumut melaksanakan umrah ke tanah suci. Walaupun, virus Mers CoV sedang merebak di negara berpenduduk mayoritas Islam tersebut.

“Walau pun sudah ada warga Medan dan Sergei yang terkena virus tersebut, namun kami belum menerima imbauan dari pemerintah pusat untuk melarang masyarakat melaksanakan umroh,” ungkapnya kepada Koran Sindo Medan, Rabu (7/5/2014).

Namun demikian, Hasful Huznain mengimbau kepada umat Islam yang akan melaksanakan umrah untuk menjaga kesehatan, dengan memperbanyak minum air putih dan makan buah-buahan serta menggunakan masker.

“Kami cuma menyarankan kepada jamaah umrah untuk menjaga kesehatan selama berada di tanah suci. Selain memperbanyak minum air putih, jangan lupa gunakan masker,” pungkasnya.

Sementara itu, Kordinator Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Kualanamu International Airport (KNIA), Maruli Siahaan mengungkapkan setibanya di bandara KNIA, semua penumpang yang berasal dari Arab Saudi tetap discreening dengan menggunakan termal screen.

“Dari situ akan ketahuan panas badan setiap penumpang. Apabila, di atas 38, maka akan rujuk ke rumah sakit Adam Malik. Khusus jamaah umroh asal Medan yang meninggal dunia itu, ketika kita screen panas badannya masih normal. Mungkin, setelah keluar dari bandara atau setelah tiba di rumah dalam beberapa hari barulah suhu badannya meningkat,” paparnya.

Atas kejadian tersebut, pihak KKP KNIA semakin memperketat proses screen di bandara terbesar di Sumatera itu, untuk mempermudah dalam mendeteksi masyarakat yang terkena virus.

“Tidak hanya jamaah umroh, namun semua penumpang yang berasal dari Arab Saudi tetap kita screen. Begitu juga dengan penumpang yang berasal dari negara lain, namun prosesnya tidak seketat dengan penumpang yang berasal dari Arab Saudi. Karena saat ini, di negara tersebut virus Mers Cov sedang mewabah,” pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Ada Sembilan Kasus Terkonfirmasi...
Ada Sembilan Kasus Terkonfirmasi Virus Mers-COV di Tanah Suci
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Jemaah Haji Indonesia...
Jemaah Haji Indonesia Harus Waspadai Penularan MERS-COV
Jangan Pegang Unta!...
Jangan Pegang Unta! Inilah 3 Cara Pencegahan Penularan MERS-CoV untuk Jemaah Haji
WHO Umumkan Temukan...
WHO Umumkan Temukan 3 Kasus Mers-Cov di Arab Saudi
Kemenkes Imbau Jemaah...
Kemenkes Imbau Jemaah Haji Terapkan PHBS agar Terhindar dari MERS-CoV
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
7 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
24 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
42 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved