KPAI sebut kekerasan anak jadi wabah luar biasa
Selasa, 06 Mei 2014 - 13:19 WIB
KPAI sebut kekerasan anak jadi wabah luar biasa
A
A
A
Sindonews.com - Maraknya kasus kejahatan seksual terhadap anak membuat para orang tua tentu menjadi resah. Bahkan lingkungan hingga sekolah sudah menjadi tempat yang tak aman bagi anak.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengatakan kejahatan seksual yang menjadikan anak sebagai korban sudah menjadi wabah yang luar biasa.
Indonesia menjadi negara pelecehan anak tertinggi dengan satu pelaku yang melecehkan anak dalam jumlah fantastis.
"Kasus Emon di Sukabumi, kami kategorikan sebagai pelaku melampaui batas-batas normal saat ini," terang Susanto di Lapas Pondok Rajeg, Selasa (6/5/2014).
KPAI, lanjutnya, semenjak 2003 belum menemukan satupun pelaku sampai sejumlah dilakukan Emon paling sekira lima anak.
"Prediksi dari Kapolres bisa 100-an lebih, tertinggi diantara negara lain," katanya.
Susanto menilai selama ini kecenderungan masyarakat dan pemerintah masih abai terhadap potensi kekerasan anak. Sehingga diperlukan adanya sistem deteksi dini yang dibangun oleh masyarakat dan orangtua.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengatakan kejahatan seksual yang menjadikan anak sebagai korban sudah menjadi wabah yang luar biasa.
Indonesia menjadi negara pelecehan anak tertinggi dengan satu pelaku yang melecehkan anak dalam jumlah fantastis.
"Kasus Emon di Sukabumi, kami kategorikan sebagai pelaku melampaui batas-batas normal saat ini," terang Susanto di Lapas Pondok Rajeg, Selasa (6/5/2014).
KPAI, lanjutnya, semenjak 2003 belum menemukan satupun pelaku sampai sejumlah dilakukan Emon paling sekira lima anak.
"Prediksi dari Kapolres bisa 100-an lebih, tertinggi diantara negara lain," katanya.
Susanto menilai selama ini kecenderungan masyarakat dan pemerintah masih abai terhadap potensi kekerasan anak. Sehingga diperlukan adanya sistem deteksi dini yang dibangun oleh masyarakat dan orangtua.
(ysw)