Polda siap jemput bola terkait kasus JIS

Minggu, 04 Mei 2014 - 15:39 WIB
Polda siap jemput bola...
Polda siap jemput bola terkait kasus JIS
A A A
Sindonews.com - Polda Metro Jaya masih menunggu laporan secara resmi dari korban kejahatan seksual di TK Jakarta International School (JIS) yang lainnya. Pasalnya, diduga korban kejahatan asusila itu lebih dari satu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, pihaknya hingga kini terus melakukan upaya pembongkaran kasus itu, hingga melakukan jemput bola. Sambil memproses korban asusila oleh enam petugas kebersihan JIS, polisi juga akan memeriksa saksi lainnya.

"Bahkan untuk mengetahui adanya indikasi korban lain, kami perlu adanya laporan formal. Kami dapat jemput bola, apabila korban membutuhkan suasana yang nyaman," katanya kepada waratwan di Jakarta, Minggu (4/5/2014).

Menurutnya, untuk korban lainnya yang telah diutarakan oleh KPAI dan LPSK selain korban M sampai saat ini belum ada yang melapor. Ketika dikonfirmasi oleh penyidik, korban yang juga warga negara asing ini masih belum mau melapor karena mentalnya belum siap untuk mengutarakan kejadian ke pihak kepolisian. Hal itulah yang menjadi dasar polisi siap jemput bola.

Terkait hal itu, kata dia, pihaknya masih menjalin kerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Nantinya apabila korban itu sudah melapor resmi, penyidik akan langsung memanggil terlapor.

"Kami juga sudah menyiapkan dan mengirimkan Polisi Wanita, agar korban tidak takut ketika berhadapan dengan polisi," tegasnya.

Ketua KPAI Asrorun Ni'am Sholeh menegaskan, sampai saat ini pihaknya tetap meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan darah dan kesehatan kepada seluruh staf pengajar dan karyawan dari JIS.

"Kita tetap meminta polisi memeriksa seluruh staff JIS," Katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Kejahatan Seksual
Kejahatan Seksual
Kenali Sex Grooming...
Kenali Sex Grooming dan Modusnya, Jangan Malah Jadi Korban
Lima Negara yang Menerapkan...
Lima Negara yang Menerapkan Hukuman Kebiri
Dugaan Kasus Kejahatan...
Dugaan Kasus Kejahatan Seksual Terjadi di Sebuah SMA
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Benjamin Mendy Ketakutan...
Benjamin Mendy Ketakutan di Penjara dengan Pelaku Kejahatan Seksual
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
5 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
9 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
10 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
10 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
10 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
10 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved