Risma klaim punya strategi hadapi penolakan penutupan Dolly

Kamis, 01 Mei 2014 - 15:08 WIB
Risma klaim punya strategi...
Risma klaim punya strategi hadapi penolakan penutupan Dolly
A A A
Sindonews.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak mempermasalahkan adanya aksi penolakan yang digelar oleh Forum Pekerja Lokalisasi (FPL).

Orang nomor satu di Surabaya ini mengklaim telah memiliki strategi khusus untuk mengatasi segala bentuk penolakan penutupan lokalisasi yang konon terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Sayangnya, Risma, panggilan Tri Rismaharini, enggan menjelaskan strategi dan taktik seperit apa yang dimaksud.

“Tidak apa-apa mereka menolak. Lagipua saya menutup (Dolly) ini berdasarkan perda (peraturan daerah) dan juga Undang-undang (UU Perdagangan Orang),” kata Risma usai memberi sambutan pada kepala SMP se-Surabaya dalam persiapan Ujian Nasional (UN) di Graha Sawunggaling, Balai Kota Surabaya, Kamis (1/5/2014).

Risma menjelaskan, penutupan lokalisasi ini bukan hanya atas dasar perda dan UU semata, tapi juga ingin menyelamatkan masa depan anak-anak yang ada disana.

Anak-anak di Dolly, kata dia, harus diberi wawasan yang lebih luas. Bahwa lingkungan dimana mereka tinggal, tidak hanya berupa praktik-praktik prostitusi.

“Saya yakin, kalau kita tulus dan ikhlas, Tuhan akan membantu. Karena ini (Dolly) akan mempengaruhi masa depan anak-anak. Anak-anak (di Dolly) harus punya kesempatan seperti anak-anak yang lain,” jelasnya.

Terkait dengan tudingan tidak adanya pelibatan warga dalam proses penutupan Dolly, Risma menyatakan, yang menjadi sasaran penutupan adalah rumah-rumah yang selama ini menjadi tempat praktik prostitusi (wisma). Sehingga, yang dilibatkan adalah para penghuni wisma, baik itu PSK maupun mucikari.

Tapi, pihaknya tetap membuka kesempatan pada warga setempat untuk ikut dalam pelatihan ketrampilan yang diadakan pemkot. “Saya tetap optimistis (19 Juni 2014) itu bisa ditutup,” pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved