174.644 jiwa tinggal di wilayah terdampak erupsi Gunung Slamet
Rabu, 30 April 2014 - 17:42 WIB
174.644 jiwa tinggal di wilayah terdampak erupsi Gunung Slamet
A
A
A
Sindonews.com - Status Gunung Slamet naik dari waspada (level II) menjadi siaga (level III). Meskipun saat ini rekomendasi daerah yang harus dikosongkan masih di radius 4 km dari puncak kawah, masyarakat diimbau tetap waspada.
Wilayah terdampak ancaman erupsi Gunung Slamet, sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, ada di 5 kabupaten masing – masing; Purbalingga, Banyumas, Tegal, Brebes dan Pemalang yang meliputi 11 kecamatan dan 34 desa. Jumlah total penduduk di sana ada 174.644 jiwa.
Jumlah penduduk terbanyak ada di Kabupaten Purbalingga yakni 65.185 jiwa tersebar di 11 desa di 4 kecamatan. Sementara di Banyumas ada 39.788 jiwa, tersebar di 14 desa di 3 kecamatan.
Di Kabupaten Tegal ada 14.119 jiwa tersebar di 3 desa 1 kecamatan. Di Brebes, ada 21.324 jiwa, tersebar di 4 desa di 2 kecamatan. Sementara di Kabupaten Pemalang, ada 34.228 jiwa, tersebar di 7 desa di 1 kecamatan.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana, mengatakan pada Selasa 29 April 2014 terhitung pukul 00.00 – 06.00 WIB terjadi 30 kali gempa letusan, 67 kali gempa hembusan asap, asap putih tebal kecoklatan – kelabu tebal setinggi 150 – 700 meter. Selain itu terjadi 26 kali suara dentuman dan terlihat luncuran lava pijar mencapai 1.500 meter dari kawah.
“Kami terus berkoordinasi untuk ini. Berbagai persiapan sudah dilakukan. Mudah – mudahan tidak terjadi yang tidak diinginkan. Gunung Slamet pernah meletus, tapi tidak ada korban. Kami lebih mewaspadai Merapi,” ungkapnya di kantornya, Rabu (30/4/2014).
Wilayah terdampak ancaman erupsi Gunung Slamet, sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, ada di 5 kabupaten masing – masing; Purbalingga, Banyumas, Tegal, Brebes dan Pemalang yang meliputi 11 kecamatan dan 34 desa. Jumlah total penduduk di sana ada 174.644 jiwa.
Jumlah penduduk terbanyak ada di Kabupaten Purbalingga yakni 65.185 jiwa tersebar di 11 desa di 4 kecamatan. Sementara di Banyumas ada 39.788 jiwa, tersebar di 14 desa di 3 kecamatan.
Di Kabupaten Tegal ada 14.119 jiwa tersebar di 3 desa 1 kecamatan. Di Brebes, ada 21.324 jiwa, tersebar di 4 desa di 2 kecamatan. Sementara di Kabupaten Pemalang, ada 34.228 jiwa, tersebar di 7 desa di 1 kecamatan.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana, mengatakan pada Selasa 29 April 2014 terhitung pukul 00.00 – 06.00 WIB terjadi 30 kali gempa letusan, 67 kali gempa hembusan asap, asap putih tebal kecoklatan – kelabu tebal setinggi 150 – 700 meter. Selain itu terjadi 26 kali suara dentuman dan terlihat luncuran lava pijar mencapai 1.500 meter dari kawah.
“Kami terus berkoordinasi untuk ini. Berbagai persiapan sudah dilakukan. Mudah – mudahan tidak terjadi yang tidak diinginkan. Gunung Slamet pernah meletus, tapi tidak ada korban. Kami lebih mewaspadai Merapi,” ungkapnya di kantornya, Rabu (30/4/2014).
(sms)