Kronologi pembantaian yang dilakukan Gugum
Rabu, 30 April 2014 - 10:14 WIB
Kronologi pembantaian yang dilakukan Gugum
A
A
A
Sindonews.com - Dalam peristiwa pembantaian yang dilakukan Rahmad Danu Gumelar alias Gugum, diduga terkait emosi pelaku yang tak terima kalau pacarnya akan dijodohkan dengan pria pilihan orangtuanya.
Peristiwa pembantaian tersebut diawali makan siang antara Gugum dengan Heriyanti di lantai satu tepatnya di dapur. Dalam makan siang tersebut, keduanya terlibat perbincangan serius menyangkut hubungan pelaku dengan anak korban.
"Pelaku emosi mendengar kalau pacarnya akan dijodohkan dengan pria yang sudah mapan," terang Kasat reskrim Polrestro Tangerang Kota AKBP Sutarmo ketika dihubungi, Rabu (30/4/2014).
Pelaku yang diliputi emosi langsung memukul korban dengan kunci pipa di bagian kepala. Korban yang tersungkur langsung dihujani dengan tusukan pisau dapur.
Suara kegaduhan yang sempat timbul dilantai satu mendorong Pras (13) anak bungsu korban turun dari lantai dua memeriksa, pelaku yang mendengar korban turun melalui tangga lalu bersembunyi di bawah tangga.
"Setelah korban kedua berada dilantai satu, pelaku langsung menyergap korban dan melancarkan pukulan ke bagian kepala korban dengan kunci pipa besi hingga remaja ini tersungkur," jelasnya.
Belum puas membunuh kedua korban, Gugum naik ke lantai dua rumah dimana Dukut (50) ayah Dewi tengah beristirahat karena sedang sakit. Pelaku lalu menghujani tusukan kepada Dukut hingga tewas.
Saat ini pelaku tunggal pembunuhan keluarga Dewi masih diperiksa maraton pihak kepolisian.
Peristiwa pembantaian tersebut diawali makan siang antara Gugum dengan Heriyanti di lantai satu tepatnya di dapur. Dalam makan siang tersebut, keduanya terlibat perbincangan serius menyangkut hubungan pelaku dengan anak korban.
"Pelaku emosi mendengar kalau pacarnya akan dijodohkan dengan pria yang sudah mapan," terang Kasat reskrim Polrestro Tangerang Kota AKBP Sutarmo ketika dihubungi, Rabu (30/4/2014).
Pelaku yang diliputi emosi langsung memukul korban dengan kunci pipa di bagian kepala. Korban yang tersungkur langsung dihujani dengan tusukan pisau dapur.
Suara kegaduhan yang sempat timbul dilantai satu mendorong Pras (13) anak bungsu korban turun dari lantai dua memeriksa, pelaku yang mendengar korban turun melalui tangga lalu bersembunyi di bawah tangga.
"Setelah korban kedua berada dilantai satu, pelaku langsung menyergap korban dan melancarkan pukulan ke bagian kepala korban dengan kunci pipa besi hingga remaja ini tersungkur," jelasnya.
Belum puas membunuh kedua korban, Gugum naik ke lantai dua rumah dimana Dukut (50) ayah Dewi tengah beristirahat karena sedang sakit. Pelaku lalu menghujani tusukan kepada Dukut hingga tewas.
Saat ini pelaku tunggal pembunuhan keluarga Dewi masih diperiksa maraton pihak kepolisian.
(ysw)