4 warga ditahan polisi pasca bentrok di Sorong

Kamis, 24 April 2014 - 13:43 WIB
4 warga ditahan polisi...
4 warga ditahan polisi pasca bentrok di Sorong
A A A
Sindonews.com - Kepolisian Daerah Papua berhasil menangkap empat warga Kota Sorong, pasca bentrok dua kelompok di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Senin 21 April 2014.

Kapolda Papua Irjen Polisi Tito Karnavian menuturkan, ke-empat warga tersebut masih ditahan di Mapolres Sorong guna dimintai keterangan terkait insiden Sorong. Mereka hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka.

"Ada 4 yang sudah kita tahan, tiga kita lakukan penangkapan langsung dan satu orang menyerahkan diri, sebenarnya tuanya sendiri yang menyerahkan kepada kami. Sedangkan satu lainnya masih kita upayakan negosiasi untuk menyerahkan diri," ujar Kapolda, Kamis (24/4/2014).

Menurut Kapolda, bentrokan di Sorong dipicu masalah miras dan informasi - informasi provokatif dari warga yang tidak bertanggung jawab melalui media sosial.

"Dari empat orang yang kita periksa, ada yang melakukan penganiayaan, ada yang melakukan pelemparan, dan itu semua dipicu masalah miras, dan pemicu kedua adalah informasi - informasi provokatif. Pemuda-pemuda disana mudah terpengaruh dengan informasi yang disebar melalui SMS, akhirnya mereka penyerangan dan bentrok tidak dapat dikendalikan," lanjut Kapolda.

Dia mengatakan, sudah saatnya ada upaya yang lebih serius untuk menekan peredaran miras di Kota Sorong bahkan juga di Papua.

Pemda harus aktif dalam melakukan kampanye anti miras, dan bekejasama dengan Kepolisian setempat dalam penegakan hukum terkait masalah Miras.

"Saya sudah perintahkan Kapolres Sorong untuk merazia miras di kabupaten tersebut agar kedepan kasus bentrok warga tidak terulang kembali," timpal Kapolda.

Sebelumnya, bentrokan antar warga di Kompleks Perumahan Yohan dan warga di Kompleks Pasar Lama Kota Sorong terjadi setelah seorang warga Sorong melakukan pelemparan satu tempat ibadah pada Jumat 18 April 2014. Lalu disusul penganiayaan yang dilakukan terhadap tokoh agama.

"Sebenarnya kasus Sorong itu adalah kasus yang dipicu masalah miras, bukan SARA seperti yang diberitakan. Tolong rekan-rekan wartawan kalau menulis berita itu, lakukan konfirmasi kepada pihak berkompeten, pak Bupati misalnya atau FKUB setempat. Jangan asal dapat informasi dari pihak tidak bertanggung jawab karena hasilnya nanti juga berbeda dengan fakta di lapangan," tutur Kapolda.

Saat ini, ujar Kapolda situasi di Kota Sorong aman dan kondusif, warga sudah beraktivitas seperti biasa.
(sms)
Berita Terkait
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Breaking News! Abepura...
Breaking News! Abepura Papua Mencekam 2 Kelompok Warga Bentrok Terdengar Suara Tembakan
Polres Tapanuli Selatan...
Polres Tapanuli Selatan Buru Dalang Bentrok Warga dari Dua Desa
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved