Ditemukan buntalan rumput di sekitar lokasi longsor Mbambang
Rabu, 23 April 2014 - 10:47 WIB
Ditemukan buntalan rumput di sekitar lokasi longsor Mbambang
A
A
A
Sindonews.com - Pencarian dua warga Desa Mbambang, Kecamatan Wajak, Malang yang diduga tertimbun longsor di Hutan Petak 76 mulai ada titik terang.
Di sekitar lokasi ditemukan buntalan rumput sehingga dugaan kedua warga yang mencari rumput tertimbun longsor kian menguat.
Salah satu keluarga korban, Sampur, meyakini anaknya Prayudi tertimbun longsor. Sebab, anak semata wayangnya itu pamit mencari rumput di tempat itu. "Ia pamit mencari rumput untuk pakan sapi," kata Sampur, Rabu (23/4/2014).
Sampur pun turut aktif bersama tim gabungan mencari korban di sekitar longsor. Pencarian dua korban mulai pagi tadi terus dilanjutkan dengan cara manual.
Ranting-ranting pohon dipotong dengan gergaji dan beberapa warga turut membantu tim gabungan mencari keberadaan korban.
Camat Wajak, Bagus Sulistyawan mengakui pencarian korban membutuhkan waktu lama. Sebab, untuk menyedot air sungai harus membersihkan pohon yang tumbang dan material yang menutupinya lebih dulu.
Seperti diketahui, tanah longsor di Desa Mbambang, Wajak, Malang, menyebabkan dua orang warga setempat tertimbun.
Keduanya saat itu sedang mencari rumput di kawasan tersebut. Meski cuaca cerah, tiba-tiba terjadi longsor. Tanah berpasir serta batu pun runtuh dari dua sisi tebing kali Curah Wedi.
Baca juga :
Kontur tanah berpasir, kawasan Mbambang sering longsor
Di sekitar lokasi ditemukan buntalan rumput sehingga dugaan kedua warga yang mencari rumput tertimbun longsor kian menguat.
Salah satu keluarga korban, Sampur, meyakini anaknya Prayudi tertimbun longsor. Sebab, anak semata wayangnya itu pamit mencari rumput di tempat itu. "Ia pamit mencari rumput untuk pakan sapi," kata Sampur, Rabu (23/4/2014).
Sampur pun turut aktif bersama tim gabungan mencari korban di sekitar longsor. Pencarian dua korban mulai pagi tadi terus dilanjutkan dengan cara manual.
Ranting-ranting pohon dipotong dengan gergaji dan beberapa warga turut membantu tim gabungan mencari keberadaan korban.
Camat Wajak, Bagus Sulistyawan mengakui pencarian korban membutuhkan waktu lama. Sebab, untuk menyedot air sungai harus membersihkan pohon yang tumbang dan material yang menutupinya lebih dulu.
Seperti diketahui, tanah longsor di Desa Mbambang, Wajak, Malang, menyebabkan dua orang warga setempat tertimbun.
Keduanya saat itu sedang mencari rumput di kawasan tersebut. Meski cuaca cerah, tiba-tiba terjadi longsor. Tanah berpasir serta batu pun runtuh dari dua sisi tebing kali Curah Wedi.
Baca juga :
Kontur tanah berpasir, kawasan Mbambang sering longsor
(sms)