Pencarian 2 korban longsor terkendala cuaca & medan
Selasa, 22 April 2014 - 13:51 WIB
Pencarian 2 korban longsor terkendala cuaca & medan
A
A
A
Sindonews.com - Tim gabungan dari BPBD Malang, Polisi dan TNI serta PMI sejak pagi tadi berupaya mencari dua warga Desa Mbambang, Kecamatan Wajak, Malang, yang tertimbun longsor di kawasan hutan perbatasan Perhutani dan taman nasional.
Medan yang sulit hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki menyebabkan proses pencarian terlambat. Hingga siang ini, petugas hanya bisa menurunkan beberapa alat seperti pacul, gergaji mesin, dan peralatan lain.
Hujan deras yang mengguyur sekira pukul 11.30 WIB menyebabkan pencarian dihentikan dan dilanjutkan besok. Sebab, lokasi longsor berada di antara dua tebing yang dinamakan Kali Curah Wedi. Kontur tanah yang mudah longsor karena sebagian besar berupa pasir cukup membahayakan petugas.
Kapolsek Wajak, AKP Sardikan, saat berada di lokasi mengatakan, pencarian hari ini dihentikan karena cuaca hujan. "Besok pagi akan dilanjutkan lagi," katanya, Selasa (22/4/2014).
Rencananya, pencarian dua warga Desa Mbambang besok juga akan dibantu warga sekitar untuk mengeruk timbunan longsor secara manual. Sebab, alat berat tidak bisa masuk ke lokasi karena hanya bisa dilalui dengan jalan kaki.
Medan yang sulit hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki menyebabkan proses pencarian terlambat. Hingga siang ini, petugas hanya bisa menurunkan beberapa alat seperti pacul, gergaji mesin, dan peralatan lain.
Hujan deras yang mengguyur sekira pukul 11.30 WIB menyebabkan pencarian dihentikan dan dilanjutkan besok. Sebab, lokasi longsor berada di antara dua tebing yang dinamakan Kali Curah Wedi. Kontur tanah yang mudah longsor karena sebagian besar berupa pasir cukup membahayakan petugas.
Kapolsek Wajak, AKP Sardikan, saat berada di lokasi mengatakan, pencarian hari ini dihentikan karena cuaca hujan. "Besok pagi akan dilanjutkan lagi," katanya, Selasa (22/4/2014).
Rencananya, pencarian dua warga Desa Mbambang besok juga akan dibantu warga sekitar untuk mengeruk timbunan longsor secara manual. Sebab, alat berat tidak bisa masuk ke lokasi karena hanya bisa dilalui dengan jalan kaki.
(lns)