3 jembatan di Pankenjeng rusak diterjang banjir bandang
Selasa, 15 April 2014 - 09:49 WIB
3 jembatan di Pankenjeng rusak diterjang banjir bandang
A
A
A
Sindonews.com - Infrastruktur jembatan di Kecamatan Pakenjeng yang mengalami kerusakan dalam peristiwa banjir bandang Senin 14 April 2014 kemarin berjumlah tiga lokasi.
Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat menuju lokasi pertanian, perekonomian, pendidikan, dan perkebunan.
"Tadinya saya mengira jembatan yang rusak itu hanya satu, ternyata ada tiga jembatan yang rusak," kata tokoh masyarakat Kecamatan Pakenjeng Ade Manadin, Selasa (15/4/2014).
Menurut Ade, tiga jembatan yang mengalami kerusakan ini sama sekali tidak dapat dilalui oleh warga. Untuk dapat melintasi daerah yang dituju, warga harus memutar arah dengan jarak lebih jauh.
"Sama sekali jembatan tidak bisa dilalui. Keadaanya sudah rusak," ujarnya.
Adapun tiga jembatan yang mengalami kerusakan ini adalah Jembatan Rawayan Bolang, Jembatan Pokor, dan Jembatan Cikoneng. Ketiga jembatan ini menghubungkan Desa Tegalgede dan Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Pakenjeng.
"Jembatan Rawayan bolang dan Cikoneng diperlukan untuk akses ekonomi, sedangkan Jembatan Pokor diperlukan untul akses pendidikan siswa SD dan SMP," sebutnya.
Baca juga:
10 mahasiswa korban banjir dikumpulkan di STTG Garut
Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat menuju lokasi pertanian, perekonomian, pendidikan, dan perkebunan.
"Tadinya saya mengira jembatan yang rusak itu hanya satu, ternyata ada tiga jembatan yang rusak," kata tokoh masyarakat Kecamatan Pakenjeng Ade Manadin, Selasa (15/4/2014).
Menurut Ade, tiga jembatan yang mengalami kerusakan ini sama sekali tidak dapat dilalui oleh warga. Untuk dapat melintasi daerah yang dituju, warga harus memutar arah dengan jarak lebih jauh.
"Sama sekali jembatan tidak bisa dilalui. Keadaanya sudah rusak," ujarnya.
Adapun tiga jembatan yang mengalami kerusakan ini adalah Jembatan Rawayan Bolang, Jembatan Pokor, dan Jembatan Cikoneng. Ketiga jembatan ini menghubungkan Desa Tegalgede dan Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Pakenjeng.
"Jembatan Rawayan bolang dan Cikoneng diperlukan untuk akses ekonomi, sedangkan Jembatan Pokor diperlukan untul akses pendidikan siswa SD dan SMP," sebutnya.
Baca juga:
10 mahasiswa korban banjir dikumpulkan di STTG Garut
(lns)