Hujan 2 malam, beberapa wilayah di Tana Toraja terendam banjir
Senin, 07 April 2014 - 12:51 WIB
Hujan 2 malam, beberapa wilayah di Tana Toraja terendam banjir
A
A
A
Sindonews.com - Hujan deras yang terjadi selama dua malam terakhir menyebabkan beberapa wilayah di Kota Makale, Kabupaten Tana Toraja, terendam banjir.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja menyebutkan, wilayah yang terendam banjir di antaranya terjadi di wilayah Garonggong, Kelurahan Ariang dan sekitar Pasar Sentral Makale, Kecamatan Makale.
Selain merendam kawasan pemukiman warga, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan protokol di Kota Makale. Bahkan, beberapa gedung pemerintahan pun juga terendam banjir seperti gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada dan gedung eks Dinas Kebudayaan dan Periwisata yang kini dijadikan sebagai kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tana Toraja.
“Puluhan rumah yang terdata terendam banjir. Serta beberapa titik ruas jalan poros Tana Toraja-Toraja Utara di Kota Makale,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Tana Toraja Yohanis Ganepo kepada SINDO, di Makale, Senin (7/4/2014).
Dia mengatakan, banjir mulai menggenangi pemukiman warga dan beberapa titik ruas jalan protokol di Kota Makale saat hujan deras turun sekira pukul 19.00 Wita dan baru berhenti sekira pukul 23.00 Wita.
Menurutnya, banjir yang melanda beberapa wilayah di ibukota Kabupaten Tana Toraja itu disebabkan drainase yang berada di dekat pemukiman warga tidak bisa membendung volume air hujan yang cukup tinggi.
Akibatnya, air meluap hingga merendam rumah warga, beberapa gedung pemerintahan dan beberapa titik ruas jalan protokol.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja menyebutkan, wilayah yang terendam banjir di antaranya terjadi di wilayah Garonggong, Kelurahan Ariang dan sekitar Pasar Sentral Makale, Kecamatan Makale.
Selain merendam kawasan pemukiman warga, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan protokol di Kota Makale. Bahkan, beberapa gedung pemerintahan pun juga terendam banjir seperti gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada dan gedung eks Dinas Kebudayaan dan Periwisata yang kini dijadikan sebagai kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tana Toraja.
“Puluhan rumah yang terdata terendam banjir. Serta beberapa titik ruas jalan poros Tana Toraja-Toraja Utara di Kota Makale,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Tana Toraja Yohanis Ganepo kepada SINDO, di Makale, Senin (7/4/2014).
Dia mengatakan, banjir mulai menggenangi pemukiman warga dan beberapa titik ruas jalan protokol di Kota Makale saat hujan deras turun sekira pukul 19.00 Wita dan baru berhenti sekira pukul 23.00 Wita.
Menurutnya, banjir yang melanda beberapa wilayah di ibukota Kabupaten Tana Toraja itu disebabkan drainase yang berada di dekat pemukiman warga tidak bisa membendung volume air hujan yang cukup tinggi.
Akibatnya, air meluap hingga merendam rumah warga, beberapa gedung pemerintahan dan beberapa titik ruas jalan protokol.
(rsa)