Liburan ke wisata pemandian, pelajar SMK ditusuk
Senin, 31 Maret 2014 - 19:23 WIB
Liburan ke wisata pemandian, pelajar SMK ditusuk
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pelajar SMK di Kabupaten Bone, Rizal (16) ditusuk badik oleh seorang pemuda di lokasi wisata permandian alam Utange, Kelurahan Mampotu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.
Korban yang mengalami luka parah, dilarikan ke Puskesmas Taretta, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, pelajar yang juga merupakan warga Desa Waemputtange ini, berkunjung ke permandian alam Utange di Kelurahan Mampotu, Kecamatan Amali. Namun setibanya di tempat itu, korban langsung dikeroyok beberapa pemuda. Salah seorang diantaranya mengeluarkan badik dan menikam perut korban.
Korban yang baru sehari berlibur di kampung halamannya langsung dilarikan ke Puskesmas Taretta. Kakak korban, Sukardi (18) mengatakan, awal persoalan yang menimpa adiknya itu adalah permasalahan dirinya dengan pelaku.
"Adik saya tidak tahu apa-apa. Sebenarnya saya yang punya masalah dengan pelaku, ini masalah lama. Dulu ada masalah saat perkemahan di lapangan Taretta, bahkan saya katanya memang sering dicari oleh pelaku. Tetapi pelaku main sembarang, bahkan adik saya yang ditikam," ujar Sukardi, di Mapolres Bone, Senin (31/3/2014).
Pada saat kejadian, ada empat orang yang melakukan pengeroyokan terhadap adiknya, "Saat itu, setahu saya pelakunya empat orang dan seorang yang menikamnya," bebernya.
Tidak lama setelah penusukan itu, polisi telah mengamankan tiga pemuda yang diduga pelaku pengroyokan. Sedang seorang lainnya sedang dilakukan pengejaran.
"Benar, saat ini penyidik sedang melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi. Tinggal satu pelaku yang belum tertangkap, tapi identitasnya sudah diketahui, karena ada teman pelaku yang sudah diamankan karena kepemilikan senjata tajam itu," terang Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bone AKP Ali Tahir.
Korban yang mengalami luka parah, dilarikan ke Puskesmas Taretta, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, pelajar yang juga merupakan warga Desa Waemputtange ini, berkunjung ke permandian alam Utange di Kelurahan Mampotu, Kecamatan Amali. Namun setibanya di tempat itu, korban langsung dikeroyok beberapa pemuda. Salah seorang diantaranya mengeluarkan badik dan menikam perut korban.
Korban yang baru sehari berlibur di kampung halamannya langsung dilarikan ke Puskesmas Taretta. Kakak korban, Sukardi (18) mengatakan, awal persoalan yang menimpa adiknya itu adalah permasalahan dirinya dengan pelaku.
"Adik saya tidak tahu apa-apa. Sebenarnya saya yang punya masalah dengan pelaku, ini masalah lama. Dulu ada masalah saat perkemahan di lapangan Taretta, bahkan saya katanya memang sering dicari oleh pelaku. Tetapi pelaku main sembarang, bahkan adik saya yang ditikam," ujar Sukardi, di Mapolres Bone, Senin (31/3/2014).
Pada saat kejadian, ada empat orang yang melakukan pengeroyokan terhadap adiknya, "Saat itu, setahu saya pelakunya empat orang dan seorang yang menikamnya," bebernya.
Tidak lama setelah penusukan itu, polisi telah mengamankan tiga pemuda yang diduga pelaku pengroyokan. Sedang seorang lainnya sedang dilakukan pengejaran.
"Benar, saat ini penyidik sedang melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi. Tinggal satu pelaku yang belum tertangkap, tapi identitasnya sudah diketahui, karena ada teman pelaku yang sudah diamankan karena kepemilikan senjata tajam itu," terang Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bone AKP Ali Tahir.
(san)