Mobil mencurigakan membuat warga Nganjuk panik
Minggu, 30 Maret 2014 - 09:38 WIB
Mobil mencurigakan membuat warga Nganjuk panik
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah mobil yang berada di kawasan pemukiman di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, membuat heboh warga. Pasalnya, mobil tersebut diduga milik teroris dan sudah tiga hari terparkir di tempat tersebut.
Mobil sedan bernomor polisi H-7366-UY yang terparkir di halaman sebuah stasiun radio di Desa Prayungan, Kecamatan Bagor ini menghebohkan warga dan membuat sibuk aparat kepolisian, Sabtu 29 Maret 2014.
Menurut Rofiq warga sekitar, mereka khawatir karena setelah mencoba memeriksa dan mengintip di dalamnya terdapat sebuah buku yang bertuliskan Arab.
"Warga khawatir mobil ini milik pelaku tindak kejahatan atau milik anggota teroris yang membawa bahan peledak," ujar Rofiq kepada wartawan.
Ia menceritakan, mobil tersebut milik seseorang yang tidak dikenal. Tiga hari lalu, seorang pria datang dan menyatakan titip sebentar karena ingin pergi ke Pacitan bersama seorang temannya dengan mengendarai mobil lain.
"Tapi sudah tiga hari pemiliknya belum kembali lagi," tegasnya.
Tak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, setelah membuka pintu mobil tersebut secara paksa, polisi kemudian memeriksa bagian demi bagian mobil ini secara rinci.
Berdasarkan pemeriksaan polisi, tidak ditemukan bahan peledak dari dalam mobil ini. Namun sebuah buku bertulisan arab yang mencurigakan langsung diamankan petugas untuk diteliti.
Guna kepentingan penyelidikan, mobil sedan ini kemudian dibawa petugas ke Mapolres Nganjuk.
Mobil sedan bernomor polisi H-7366-UY yang terparkir di halaman sebuah stasiun radio di Desa Prayungan, Kecamatan Bagor ini menghebohkan warga dan membuat sibuk aparat kepolisian, Sabtu 29 Maret 2014.
Menurut Rofiq warga sekitar, mereka khawatir karena setelah mencoba memeriksa dan mengintip di dalamnya terdapat sebuah buku yang bertuliskan Arab.
"Warga khawatir mobil ini milik pelaku tindak kejahatan atau milik anggota teroris yang membawa bahan peledak," ujar Rofiq kepada wartawan.
Ia menceritakan, mobil tersebut milik seseorang yang tidak dikenal. Tiga hari lalu, seorang pria datang dan menyatakan titip sebentar karena ingin pergi ke Pacitan bersama seorang temannya dengan mengendarai mobil lain.
"Tapi sudah tiga hari pemiliknya belum kembali lagi," tegasnya.
Tak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, setelah membuka pintu mobil tersebut secara paksa, polisi kemudian memeriksa bagian demi bagian mobil ini secara rinci.
Berdasarkan pemeriksaan polisi, tidak ditemukan bahan peledak dari dalam mobil ini. Namun sebuah buku bertulisan arab yang mencurigakan langsung diamankan petugas untuk diteliti.
Guna kepentingan penyelidikan, mobil sedan ini kemudian dibawa petugas ke Mapolres Nganjuk.
(ysw)