Pura-pura tidur, DS persulit pemeriksaan polisi
Minggu, 30 Maret 2014 - 02:07 WIB
Pura-pura tidur, DS persulit pemeriksaan polisi
A
A
A
Sindonews.com - DS, pelaku penculikan bayi di RS Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat, cukup menyulitkan pemeriksaan polisi. Pasalnya, saat akan dimintai keterangan soal penculikan itu, DS selalu berpura-pura tidur.
"Tapi kalau diajak bicara soal kasus ini yang bersangkutan menolak, katanya jangan bicara itu, kemudian dia pura-pura tidur," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Martinus Sitompul di Bandung, Jawa Barat, Sabtu 29 Maret 2014.
Karena kondisi kesehatan dan sikap DS yang seperti itu, polisi untuk sementara akan memberikan waktu agar cepat pulih. Setelah pulih, pemeriksaan intensif akan dilakukan.
"Kita tentu mengutamakan kesehatan yang bersangkutan. Kalau sudah sehat, kita periksa intensif," jelasnya.
Saat ini, polisi pun terus mengembangkan kasus tersebut dan melakukan pendalaman. Itu untuk mengungkap motif pelaku dan kemungkinan ada orang lain yang terlibat.
Salah satu hal yang ingin diungkap adalah pembicaraan pelaku saat menculik bayi. Dalam rekaman CCTV, pelaku seolah-olah menelpon seseorang sambil membawa sang bayi.
"Kita masih dalami. Kita lihat di CCTV dia ada penggunaan handphone. Apakah itu pura-pura atau memang ada (yang ditelepon), itu perlu kita selidiki lebih lanjut," tandas Martinus.
Baca:
DS gunakan jas 'sakti' culik bayi di Bandung
"Tapi kalau diajak bicara soal kasus ini yang bersangkutan menolak, katanya jangan bicara itu, kemudian dia pura-pura tidur," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Martinus Sitompul di Bandung, Jawa Barat, Sabtu 29 Maret 2014.
Karena kondisi kesehatan dan sikap DS yang seperti itu, polisi untuk sementara akan memberikan waktu agar cepat pulih. Setelah pulih, pemeriksaan intensif akan dilakukan.
"Kita tentu mengutamakan kesehatan yang bersangkutan. Kalau sudah sehat, kita periksa intensif," jelasnya.
Saat ini, polisi pun terus mengembangkan kasus tersebut dan melakukan pendalaman. Itu untuk mengungkap motif pelaku dan kemungkinan ada orang lain yang terlibat.
Salah satu hal yang ingin diungkap adalah pembicaraan pelaku saat menculik bayi. Dalam rekaman CCTV, pelaku seolah-olah menelpon seseorang sambil membawa sang bayi.
"Kita masih dalami. Kita lihat di CCTV dia ada penggunaan handphone. Apakah itu pura-pura atau memang ada (yang ditelepon), itu perlu kita selidiki lebih lanjut," tandas Martinus.
Baca:
DS gunakan jas 'sakti' culik bayi di Bandung
(mhd)