DS gunakan jas 'sakti' culik bayi di Bandung
Minggu, 30 Maret 2014 - 01:32 WIB
DS gunakan jas 'sakti' culik bayi di Bandung
A
A
A
Sindonews.com - Pelaku penculikan bayi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, DS seolah menggunakan trik sulap saat menculik bayi. Bahakan, dia kabur dengan mudah dari RS itu dan mampu menutup bayi yang dibawanya dengan tas dan jas hingga mengelabui sekuriti.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Martinus Sitompul memastikan, jas 'sakti' yang dipakai DS saat beraksi bukan milik salah seorang dokter di RSHS.
"Jas itu milik tetangganya dan sudah lusuh," kata Martinus di RSHS, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu 29 Maret 2014.
Informasi itu didapat setelah polisi melakukan pemeriksaan pada suami DS. "Menurut keterangan suaminya seperti itu, dia (DS) pinjam dari tetangganya," ungkapnya.
Tapi ia belum bisa memastikan apakah pemilik jas seorang dokter atau bukan. "Kita belum bisa pastikan, nanti akan ditanyakan sama yang punya," terangnya.
Seperti diberitakan, penculikan sang bayi yang diberi nama Valencia itu akhirnya tuntas. Setelah diculik pada Selasa 25 Maret 2014, bayi itu ditemukan kemarin malam di rumah pelaku berinisial DS di kawasan Pasirkaliki, Kota Bandung.
Pelaku kemudian mencoba bunuh diri dengan loncat dari fly over Pasupati. Tapi nyawanya masih tertolong, akibat loncatan itu, DS mengalami patah tulang di bagian leher. Saat ini pelaku masih dirawat di ruang UGD RSHS.
Baca:
Sekuriti RSHS lega dan bahagia
Ini kronologi penemuan bayi hilang di RSHS
RSHS akui ada bayi yang diculik
Kabid Humas Polda Jawa Barat Martinus Sitompul memastikan, jas 'sakti' yang dipakai DS saat beraksi bukan milik salah seorang dokter di RSHS.
"Jas itu milik tetangganya dan sudah lusuh," kata Martinus di RSHS, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu 29 Maret 2014.
Informasi itu didapat setelah polisi melakukan pemeriksaan pada suami DS. "Menurut keterangan suaminya seperti itu, dia (DS) pinjam dari tetangganya," ungkapnya.
Tapi ia belum bisa memastikan apakah pemilik jas seorang dokter atau bukan. "Kita belum bisa pastikan, nanti akan ditanyakan sama yang punya," terangnya.
Seperti diberitakan, penculikan sang bayi yang diberi nama Valencia itu akhirnya tuntas. Setelah diculik pada Selasa 25 Maret 2014, bayi itu ditemukan kemarin malam di rumah pelaku berinisial DS di kawasan Pasirkaliki, Kota Bandung.
Pelaku kemudian mencoba bunuh diri dengan loncat dari fly over Pasupati. Tapi nyawanya masih tertolong, akibat loncatan itu, DS mengalami patah tulang di bagian leher. Saat ini pelaku masih dirawat di ruang UGD RSHS.
Baca:
Sekuriti RSHS lega dan bahagia
Ini kronologi penemuan bayi hilang di RSHS
RSHS akui ada bayi yang diculik
(mhd)