Warga Pasuruan gempar, ratusan hiu muncul di dekat pantai
Sabtu, 29 Maret 2014 - 07:10 WIB
Warga Pasuruan gempar, ratusan hiu muncul di dekat pantai
A
A
A
Sindonews.com - Warga di sekitar pemukiman nelayan Kota Pasuruan, Jawa Timur, saat ini sedang digemparkan dengan kemunculan ratusan ekor hiu tutul berukuran besar di dekat tempat tinggal mereka.
Perairan tempat hiu bermunculan tersebut hanya berjarak satu mil dari pemukiman nelayan. Hiu tutul itu diketahui bermunculan sejak sepekan lalu di laut pantai utara, tepatnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Tak pelak kemunculan ratusan hiu itu memikat perhatian banyak warga dan wisatawan mendatangi lokasi untuk melihat dari jarak dekat. Bahkan, tak sedikit dari nelayan yang memilih menceburkan diri ke laut untuk dapat berinteraksi langsung dengan gerombolan hiu tersebut.
"Kami penasaran. Karena bila kita mendekat, ikan-ikan itu justru makin mendekat," tutur seorang nelayan, Syafii, Jumat 28 Maret 2014.
Ikan yang memiliki panjang hingga 10 meter dan berat satu ton lebih itu juga tampak akrab dengan nelayan. Gerombolan hiu bahkan kerap kali mengikuti laju perahu. Kendati demikian, para nelayan mengaku tak terganggu dengan keberadaan mereka.
Syafii mengatakan, keberadaan gerombolan hiu di perairan Pasuruan sebenarnya bukan baru kali ini saja terjadi. Ikan-ikan tersebut rutin 'berkunjung' ke Pantai Utara saat pergantian musim dari penghujan ke kemarau. Namun di hari biasa, hiu lebih mudah ditemui di Laut Selatan atau Perairan Samudra Hindia.
“Saat pergantian musim, pasti hiu bermunculan dengan jumlah banyak di sini,” akunya.
Keberadaan hiu diakuinya membawa berkah bagi banyak nelayan setempat. Syafii mengaku, hasil tangkapan nelayan kini lebih banyak dari hari biasanya.
“Hiu ini kan tempat ngumpulnya teri, cumi, tenggiri dan tuna,” ujar Syafii.
Tak hanya jumlah tangkapan yang lebih banyak, nelayan juga punya penghasilan tambahan lantaran banyaknya wisatawan yang berkunjung. Mereka menawarkan jasa ojek perahu menuju lautan tempat hiu berada. Tarifnya Rp20 sampai Rp30 ribu per orang.
“Penasaran ingin melihat hiunya. Sekalian menikmati panorama laut juga,” terang seorang wisatawan, Mulyanto.
Baca berita pilihan:
Bayi hilang di RSHS akhirnya ditemukan
Perairan tempat hiu bermunculan tersebut hanya berjarak satu mil dari pemukiman nelayan. Hiu tutul itu diketahui bermunculan sejak sepekan lalu di laut pantai utara, tepatnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Tak pelak kemunculan ratusan hiu itu memikat perhatian banyak warga dan wisatawan mendatangi lokasi untuk melihat dari jarak dekat. Bahkan, tak sedikit dari nelayan yang memilih menceburkan diri ke laut untuk dapat berinteraksi langsung dengan gerombolan hiu tersebut.
"Kami penasaran. Karena bila kita mendekat, ikan-ikan itu justru makin mendekat," tutur seorang nelayan, Syafii, Jumat 28 Maret 2014.
Ikan yang memiliki panjang hingga 10 meter dan berat satu ton lebih itu juga tampak akrab dengan nelayan. Gerombolan hiu bahkan kerap kali mengikuti laju perahu. Kendati demikian, para nelayan mengaku tak terganggu dengan keberadaan mereka.
Syafii mengatakan, keberadaan gerombolan hiu di perairan Pasuruan sebenarnya bukan baru kali ini saja terjadi. Ikan-ikan tersebut rutin 'berkunjung' ke Pantai Utara saat pergantian musim dari penghujan ke kemarau. Namun di hari biasa, hiu lebih mudah ditemui di Laut Selatan atau Perairan Samudra Hindia.
“Saat pergantian musim, pasti hiu bermunculan dengan jumlah banyak di sini,” akunya.
Keberadaan hiu diakuinya membawa berkah bagi banyak nelayan setempat. Syafii mengaku, hasil tangkapan nelayan kini lebih banyak dari hari biasanya.
“Hiu ini kan tempat ngumpulnya teri, cumi, tenggiri dan tuna,” ujar Syafii.
Tak hanya jumlah tangkapan yang lebih banyak, nelayan juga punya penghasilan tambahan lantaran banyaknya wisatawan yang berkunjung. Mereka menawarkan jasa ojek perahu menuju lautan tempat hiu berada. Tarifnya Rp20 sampai Rp30 ribu per orang.
“Penasaran ingin melihat hiunya. Sekalian menikmati panorama laut juga,” terang seorang wisatawan, Mulyanto.
Baca berita pilihan:
Bayi hilang di RSHS akhirnya ditemukan
(rsa)