Pasca banjir, 14 rumah pompa diperbaiki
Jum'at, 28 Maret 2014 - 19:51 WIB
Pasca banjir, 14 rumah pompa diperbaiki
A
A
A
Sindonews.com - Pasca banjir yang mendera Jakarta Pusat, sejumlah rumah pompa mengalami kerusakan. Bahkan data Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakpus, beberapa pompa di 14 rumah pompa yang ada mengalami kerusakan.
Kepala Sudin PU Tata Air Herning Wahyuningsih mengatakan total rumah pompa di Jakarta Pusat ada 14 yang tersebar di delapan wilayah kecamatan.
Dari 14 titik rumah pompa itu, lima di antaranya sudah diperbaiki sejak tahun lalu hingga tahun ini.
"Kami sekarang sedang perbaiki dan ganti rumah-rumah pompa lama dengan yang baru. Kedua kita juga akan merubah saringan di rumah-rumah pompa itu," kata Herning di kantornya, Jumat (28/3/2014).
Herning melanjutkan, selain banyak sudah berusia tua, saringan sampah rumah-rumah pompa juga tak sedikit yang perlu diganti karena sudah tidak mampu bekerja maksimal. Misalnya seperti saringan rumah pompa di Jalan Jati Pinggir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Terutama yang perlu kita fokus di Jati Pinggir, karena itu daerah banjir Jakarta Pusat. Jumlah sampah masyarakat di sana luar biasa. Akhirnya rumah pompa kita kemarin sempat kalah dan jadi rusak," bebernya.
Atas dasar itu, lanjut Herning, pada 2014 ini, jajarannya kembali akan memperbaiki rumah-rumah pompa lama dengan yang baru sekalgus melengkapinya saringan sampah. Dari 14 titik rumah pompa, lima di antaranya terhitung sudah berhasil diperbaiki secara bertahap.
"Perbaikan sudah mulai berjalan dari tahun lalu sebenarnya, tapi belum semua. Baru lima titik yang kita perbaiki. Berarti masih ada sembilan lagi. Pelan-pelan kita perbaiki sesuai dengan anggaran yang ada," tandasnya.
Kepala Sudin PU Tata Air Herning Wahyuningsih mengatakan total rumah pompa di Jakarta Pusat ada 14 yang tersebar di delapan wilayah kecamatan.
Dari 14 titik rumah pompa itu, lima di antaranya sudah diperbaiki sejak tahun lalu hingga tahun ini.
"Kami sekarang sedang perbaiki dan ganti rumah-rumah pompa lama dengan yang baru. Kedua kita juga akan merubah saringan di rumah-rumah pompa itu," kata Herning di kantornya, Jumat (28/3/2014).
Herning melanjutkan, selain banyak sudah berusia tua, saringan sampah rumah-rumah pompa juga tak sedikit yang perlu diganti karena sudah tidak mampu bekerja maksimal. Misalnya seperti saringan rumah pompa di Jalan Jati Pinggir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Terutama yang perlu kita fokus di Jati Pinggir, karena itu daerah banjir Jakarta Pusat. Jumlah sampah masyarakat di sana luar biasa. Akhirnya rumah pompa kita kemarin sempat kalah dan jadi rusak," bebernya.
Atas dasar itu, lanjut Herning, pada 2014 ini, jajarannya kembali akan memperbaiki rumah-rumah pompa lama dengan yang baru sekalgus melengkapinya saringan sampah. Dari 14 titik rumah pompa, lima di antaranya terhitung sudah berhasil diperbaiki secara bertahap.
"Perbaikan sudah mulai berjalan dari tahun lalu sebenarnya, tapi belum semua. Baru lima titik yang kita perbaiki. Berarti masih ada sembilan lagi. Pelan-pelan kita perbaiki sesuai dengan anggaran yang ada," tandasnya.
(ysw)