Kepepet, ibu tiga anak curi helm di kantor polisi
Kamis, 27 Maret 2014 - 20:07 WIB
Kepepet, ibu tiga anak curi helm di kantor polisi
A
A
A
Sindonews.com - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial LA (35) tertangkap basah mencuri helm di parkiran Mapolres Bone, Sulawesi Selatan, siang tadi.
Warga Jalan Pramuka, Kelurahan Biru, Kecamatan Taneteriattang, Bone, itu tertangkap setelah mencoba melarikan diri dengan naik angkutan kota (angkot). Setelah tertangkap, ibu tiga anak itu tak henti-hentinya menangis di hadapan petugas kepolisian yang memeriksanya. LA memohon agar dirinya dibebaskan dan tidak dipenjara.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.30 Wita. Saat itu, pelaku berpura pura mendatangi mapolres dan langsung melakukan pencurian helm dari sebuah motor. Karena gelagatnya yang mencurigakan, polisi kemudian meneriakinya dan mengejar pelaku hingga mengejar angkot yang ditumpangi pelaku untuk melarikan diri.
LA sempat berkilah jika helm yang berada di tangannya merupakan miliknya. Namun setelah dicecar petugas, pelaku akhirnya mengakui jika helm tersebut merupakan barang curian.
"Baru ini saya mencuri dan saya cuma mau dijual saja. Saya sedang butuh uang," kilah LA di hadapan penyidik, Kamis (27/3/2014).
Sementara itu, korban Rahmah (25), mengaku baru 10 menit memarkirkan sepeda motornya dan menyimpan helm itu di gantungan motor saat mengurus Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) di kantor polisi guna keperluan lamaran pekerjaan.
"Saya baru saja parkir sudah dicuri, jadi saya langsung lari pergi lihat dan ternyata benar. Helm itu milik saya" tukas Rahma.
Warga Jalan Pramuka, Kelurahan Biru, Kecamatan Taneteriattang, Bone, itu tertangkap setelah mencoba melarikan diri dengan naik angkutan kota (angkot). Setelah tertangkap, ibu tiga anak itu tak henti-hentinya menangis di hadapan petugas kepolisian yang memeriksanya. LA memohon agar dirinya dibebaskan dan tidak dipenjara.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.30 Wita. Saat itu, pelaku berpura pura mendatangi mapolres dan langsung melakukan pencurian helm dari sebuah motor. Karena gelagatnya yang mencurigakan, polisi kemudian meneriakinya dan mengejar pelaku hingga mengejar angkot yang ditumpangi pelaku untuk melarikan diri.
LA sempat berkilah jika helm yang berada di tangannya merupakan miliknya. Namun setelah dicecar petugas, pelaku akhirnya mengakui jika helm tersebut merupakan barang curian.
"Baru ini saya mencuri dan saya cuma mau dijual saja. Saya sedang butuh uang," kilah LA di hadapan penyidik, Kamis (27/3/2014).
Sementara itu, korban Rahmah (25), mengaku baru 10 menit memarkirkan sepeda motornya dan menyimpan helm itu di gantungan motor saat mengurus Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) di kantor polisi guna keperluan lamaran pekerjaan.
"Saya baru saja parkir sudah dicuri, jadi saya langsung lari pergi lihat dan ternyata benar. Helm itu milik saya" tukas Rahma.
(rsa)