Beton jalan, Jaksel gelontorkan Rp160 M
Selasa, 25 Maret 2014 - 13:47 WIB
Beton jalan, Jaksel gelontorkan Rp160 M
A
A
A
Sindonews.com - Untuk memperkuat jalan yang terus rusak, Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) akan memperbaiki jalan dengan cara dibeton. Saat ini ada 40 ruas jalan yang bakal dibeton dengan perkiraan biaya mencapai Rp160 miliar.
Kepala Suku Dinas PU Jalan Jakarta Selatan, Riscal mengatakanan, upaya betonisasi tahun ini akan dilakukan terhadap 40 ruas jalan di Jaksel.
Ruas-ruas jalan tersebut tersebar di 10 kecamatan, diantaranya Kecamatan Kebayoran Baru berada di Jalan Hang Jebat, Jalan Bakti, Jalan Brawijaya 4, dan Jalan Cipete.
Kecamatan Kebayoran Lama di Jalan Kemandoran Pluis, serta Kecamatan Jagakarsa di Jalan Sadar, Jalan Persahabatan, dan Jalan Batu Belah 1.
"Ruas jalan ini merupakan program yang diolah berdasarkan masukan Musrenbang tahun lalu. Sehingga memang aspirasi masyarakat, terutama jalan yang sering tergenang," tuturnya.
Dalam pengerjaan betonisasi tersebut akan digunakan dengan teknologi tinggi yang dalam tiga hari jalan sudah bisa dilalui. Untuk jalan dengan teknologi tersebut, membutuhkan biaya Rp2,3 juta per meter persegi.
"Perkiraan kasarnya ya sekitar Rp160 miliar. Ini sudah separuh dari anggaran kita secara keseluruhan di 2014 yang sekitar Rp300 miliar," tukasnya.
Sementara, dari Pantauan SINDO jalan-jalan rusak yang berada di sekitar Jalan Dr Satrio, Kuningan juga masih banyak jalan berlubang, selain itu di jalan TB Simatupang ditemukan juga jalan yang masih rusak.
Kepala Suku Dinas PU Jalan Jakarta Selatan, Riscal mengatakanan, upaya betonisasi tahun ini akan dilakukan terhadap 40 ruas jalan di Jaksel.
Ruas-ruas jalan tersebut tersebar di 10 kecamatan, diantaranya Kecamatan Kebayoran Baru berada di Jalan Hang Jebat, Jalan Bakti, Jalan Brawijaya 4, dan Jalan Cipete.
Kecamatan Kebayoran Lama di Jalan Kemandoran Pluis, serta Kecamatan Jagakarsa di Jalan Sadar, Jalan Persahabatan, dan Jalan Batu Belah 1.
"Ruas jalan ini merupakan program yang diolah berdasarkan masukan Musrenbang tahun lalu. Sehingga memang aspirasi masyarakat, terutama jalan yang sering tergenang," tuturnya.
Dalam pengerjaan betonisasi tersebut akan digunakan dengan teknologi tinggi yang dalam tiga hari jalan sudah bisa dilalui. Untuk jalan dengan teknologi tersebut, membutuhkan biaya Rp2,3 juta per meter persegi.
"Perkiraan kasarnya ya sekitar Rp160 miliar. Ini sudah separuh dari anggaran kita secara keseluruhan di 2014 yang sekitar Rp300 miliar," tukasnya.
Sementara, dari Pantauan SINDO jalan-jalan rusak yang berada di sekitar Jalan Dr Satrio, Kuningan juga masih banyak jalan berlubang, selain itu di jalan TB Simatupang ditemukan juga jalan yang masih rusak.
(ysw)