Cati diduga juga mengalami kekerasan seksual
Senin, 24 Maret 2014 - 20:35 WIB
Cati diduga juga mengalami kekerasan seksual
A
A
A
Sindonews.com - Cati Binti Waslam (37), TKW asal Desa Bayurkidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, yang tewas di Arab Saudi, selain mengalami kekerasan fisik juga diduga mengalami kekerasan seksual.
Menurut informasi yang didapat dari Migrant Care kondisi jenazah Cati yang baru diterima pihak keluarga beberapa hari lalu, ditemukan sejumlah bekas luka yang mencurigakan.
Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah menjelaskan, dari luka yang terlihat di tubuh korban diduga Cati juga mengalami kekerasan seksual dan fisik.
Karenanya Migrant Care mendorong agar Pemerintah Indonesia pro aktif dalam menangani kasus ini.
"Cati adalah salah satu dari ribuan TKI yang mengalami masalah di luar negeri. Mustinya pemerintah harus lebih peka dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap tenaga kerja kita di luar negeri,"ungkap Anis ketika dihubungi Sindonews, Senin (24/3/2014).
Sebelumya Jenazah Cati tiba di kampung halamannya pada Kamis 20 Maret 2014, sekitar pukul 20.30 WIB. Dikabarkan, jenazah Cati tertahan selama lebih dari dua bulan di Arab Saudi. Cati sendiri, sudah empat kali bulak-balik kerja di majikan yang sama di Arab Saudi.
Baca juga:
Organ jantung jenazah TKW asal Karawang hilang
Menurut informasi yang didapat dari Migrant Care kondisi jenazah Cati yang baru diterima pihak keluarga beberapa hari lalu, ditemukan sejumlah bekas luka yang mencurigakan.
Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah menjelaskan, dari luka yang terlihat di tubuh korban diduga Cati juga mengalami kekerasan seksual dan fisik.
Karenanya Migrant Care mendorong agar Pemerintah Indonesia pro aktif dalam menangani kasus ini.
"Cati adalah salah satu dari ribuan TKI yang mengalami masalah di luar negeri. Mustinya pemerintah harus lebih peka dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap tenaga kerja kita di luar negeri,"ungkap Anis ketika dihubungi Sindonews, Senin (24/3/2014).
Sebelumya Jenazah Cati tiba di kampung halamannya pada Kamis 20 Maret 2014, sekitar pukul 20.30 WIB. Dikabarkan, jenazah Cati tertahan selama lebih dari dua bulan di Arab Saudi. Cati sendiri, sudah empat kali bulak-balik kerja di majikan yang sama di Arab Saudi.
Baca juga:
Organ jantung jenazah TKW asal Karawang hilang
(sms)