Geng motor tikam warga Jalan Serigala
Minggu, 23 Maret 2014 - 16:34 WIB
Geng motor tikam warga Jalan Serigala
A
A
A
Sindonews.com - Aksi kejahatan geng motor kembali meresahkan warga Kota Makassar karena tak segan-segan melukai korbannya.
Kali ini menimpa Fajar, warga Jalan Serigala, Kecamatan Mamajang, Makassar yang mengalami luka menganga di paha sebelah kanan akibat diserang kelompok geng motor, Sabtu malam, 22 Maret 2014.
Beruntung nyawa korban dapat diselamatkan karena langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis. Sementara saksi, menyebutkan jika pelaku menggunakan kendaraan bermotor beramai ramai mendatangi lorong rumah korban Jalan Serigala, Mamajang.
Kapolsek Mamajang, Kompol Khaerul, mengatakan sejumlah pelaku datang ke Jalan Serigala lorong V dengan menggunakan sepeda motor mencari korban untuk menyelesaikan permasalahan saat terjadi perselisihan dua hari lalu.
Saat pelaku bertemu korban kemudian terjadi cekcok dan pelaku langsung menikam korban dengan sebilah badik.
"Ada saksi yang melihat peristiwa dan sudah diambil keterangannya. Identitas pelaku juga sudah diketahui dan sementara dilakukan pengejaran," kata Khaerul, Minggu (23/3/2014).
Kali ini menimpa Fajar, warga Jalan Serigala, Kecamatan Mamajang, Makassar yang mengalami luka menganga di paha sebelah kanan akibat diserang kelompok geng motor, Sabtu malam, 22 Maret 2014.
Beruntung nyawa korban dapat diselamatkan karena langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis. Sementara saksi, menyebutkan jika pelaku menggunakan kendaraan bermotor beramai ramai mendatangi lorong rumah korban Jalan Serigala, Mamajang.
Kapolsek Mamajang, Kompol Khaerul, mengatakan sejumlah pelaku datang ke Jalan Serigala lorong V dengan menggunakan sepeda motor mencari korban untuk menyelesaikan permasalahan saat terjadi perselisihan dua hari lalu.
Saat pelaku bertemu korban kemudian terjadi cekcok dan pelaku langsung menikam korban dengan sebilah badik.
"Ada saksi yang melihat peristiwa dan sudah diambil keterangannya. Identitas pelaku juga sudah diketahui dan sementara dilakukan pengejaran," kata Khaerul, Minggu (23/3/2014).
(sms)