1 orang tewas, pengemudi Grand Livina masih kritis
Minggu, 23 Maret 2014 - 13:26 WIB
1 orang tewas, pengemudi Grand Livina masih kritis
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah mobil Grand Livina B 1346 ZVA menabrak truk E 9242 HB yang tengah mogok di Jalan Antasari atau tepatnya di sekitar perempatan Jalan H Zaini, Cilandak, Jakarta Selatan, pagi tadi. Satu orang tewas dalam kejadian ini.
Korban bernama Watosari (53) merupakan warga yang berada di sekitar lokasi dan sedang membantu mendorong truk.
Sedangkan pengemudi Livina diketahui Arfie Rausyanfikri (20), merupakan mahasiswa, kini masih dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Cinere, Jakarta Selatan.
Kepala Subdit Pembinaan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono menyebut, mahasiswa yang beralamat Jalan Cibodas II Blok C3 No.8 RT 03/RW 05, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, saat ini masih belum dapat memberikan keterangan lantaran masih belum sadarkan diri.
"Pengemudi Livina masih di RS Cinere, masih kritis, belum sadarkan diri. Jadi belum bisa kita mintai keterangan," kata Hindarsono di Jakarta, Minggu (23/3/2014).
Dikatakan Hindarsono, pengemudi Livina mengalami luka cukup serius pada bagian wajah dan dada. "Luka di bagian dagu, di lidah, tangan kiri dan dada lebam," ujarnya.
Sementara, menurut keterangan saksi di lapangan, mobil Livina tersebut ditumpangi dua orang, salah satunya pengemudi. Mengenai identitas penumpang lainnya, Hindarsono mengaku belum mendapat informasi tersebut.
"Di RS hanya ada satu, si pengemudi Livina, untuk penumpangnya belum diketahui dan sedang di cek kebenarannya," paparnya.
Minggu pagi sekira pukul 05.00WIB, sebuah Nissan Grand Livina menabrak truk yang yang tengah mogok di Jalan Antasari, Jakarta Selatan.
Saat itu sopir truk Sukardi (35) dan kernet M Amjah (24) meminta beberapa orang di sekitar lokasi untuk membantu mendorong truk tersebut. Enam orang datang membantu mendorong mobil. Saat tengah mendorong, tiba-tiba datang dari arah utara ke selatan Nissan Livina dengan kecepatan tinggi menabrak belakang truk.
Akibatnya, seorang pendorong yang diketahui bernama Wastori (58), tewas dengan luka berat akibat terhimpit badan kedua mobil. Warga Soka Tengah RT 01/RW 02 Bumijawa, Tegal, Jawa Tengah itu tewas di tempat kejadian.
Korban bernama Watosari (53) merupakan warga yang berada di sekitar lokasi dan sedang membantu mendorong truk.
Sedangkan pengemudi Livina diketahui Arfie Rausyanfikri (20), merupakan mahasiswa, kini masih dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Cinere, Jakarta Selatan.
Kepala Subdit Pembinaan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono menyebut, mahasiswa yang beralamat Jalan Cibodas II Blok C3 No.8 RT 03/RW 05, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, saat ini masih belum dapat memberikan keterangan lantaran masih belum sadarkan diri.
"Pengemudi Livina masih di RS Cinere, masih kritis, belum sadarkan diri. Jadi belum bisa kita mintai keterangan," kata Hindarsono di Jakarta, Minggu (23/3/2014).
Dikatakan Hindarsono, pengemudi Livina mengalami luka cukup serius pada bagian wajah dan dada. "Luka di bagian dagu, di lidah, tangan kiri dan dada lebam," ujarnya.
Sementara, menurut keterangan saksi di lapangan, mobil Livina tersebut ditumpangi dua orang, salah satunya pengemudi. Mengenai identitas penumpang lainnya, Hindarsono mengaku belum mendapat informasi tersebut.
"Di RS hanya ada satu, si pengemudi Livina, untuk penumpangnya belum diketahui dan sedang di cek kebenarannya," paparnya.
Minggu pagi sekira pukul 05.00WIB, sebuah Nissan Grand Livina menabrak truk yang yang tengah mogok di Jalan Antasari, Jakarta Selatan.
Saat itu sopir truk Sukardi (35) dan kernet M Amjah (24) meminta beberapa orang di sekitar lokasi untuk membantu mendorong truk tersebut. Enam orang datang membantu mendorong mobil. Saat tengah mendorong, tiba-tiba datang dari arah utara ke selatan Nissan Livina dengan kecepatan tinggi menabrak belakang truk.
Akibatnya, seorang pendorong yang diketahui bernama Wastori (58), tewas dengan luka berat akibat terhimpit badan kedua mobil. Warga Soka Tengah RT 01/RW 02 Bumijawa, Tegal, Jawa Tengah itu tewas di tempat kejadian.
(mhd)