5 petani tersambar petir, satu tewas
Jum'at, 21 Maret 2014 - 20:07 WIB
5 petani tersambar petir, satu tewas
A
A
A
Sindonews.com - Lima orang petani tersambar petir saat tengah menggarap sawah di Desa Tegalgandu, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 13.30 WIB ini, satu orang petani tewas dan dua lainnya mengalami luka serius sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Data yang dihimpun Sindonews, Petani yang tewas bernama Tarsoni (55) RT 03 RW 02 Desa Tegalgandu, Kecamatan Wanasari. Sementara korban lainnya adalah Muhani (65) Wartono (33), keduanya warga Desa Jagalampeni, Kecamatan Wanasari, Tasori (40) warga RT 04 RW 03 Desa Tgelagandu dan Sumarto (50) warga RT 03 RW 02 Desa Tegalgandu.
Sebelum kejadian, kelima korban awalnya sedang menggarap sawah milik Kasir, warga Desa Jagalampeni yang ditanami bawang merah. Sekira pukul 13.30 WIB hujan deras menguyur wilayah setempat sehingga kelimanya berteduh di sebuah gubuk yang berada di tengah-tengah sawah. Saat tengah berteduh itulah tiba-tiba petir menyambar gubuk dan mengenai kelimanya
"Pas itu mereka sedang berteduh di gubuk karena hujan disertai petir. Tiba-tiba petir menyambar satu orang dan empat orang lainnya ikut kena," kata Wihadi (38) salah seorang warga Jagalempeni yang turut menolong korban kepada Sindonews Jumat (21/03/2014).
Akibat sambaran petir, satu orang yakni Tarsoni tewas seketika dan dua lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Asih, Brebes karena kondisinya kritis. Sementara dua lainnya dibawa pulang ke rumah masing-masing.
"Ada yang ngabari ke keluarga. Setelah itu dua orang langsung dibawa ke rumah sakit. Kalau yang tiga orang warga Tegalgandu dibawa ke rumah. Satu orang di antarnya meninggal," imbuh Wihadi.
Salah seorang perawat jaga di Rumah Sakit Bakti Asih, Anas, mengungkapkan kedua korban yang kritis dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 14.30 WIB. "Tapi mereka masih sadar saat dibawa ke sini," katanya.
Dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 13.30 WIB ini, satu orang petani tewas dan dua lainnya mengalami luka serius sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Data yang dihimpun Sindonews, Petani yang tewas bernama Tarsoni (55) RT 03 RW 02 Desa Tegalgandu, Kecamatan Wanasari. Sementara korban lainnya adalah Muhani (65) Wartono (33), keduanya warga Desa Jagalampeni, Kecamatan Wanasari, Tasori (40) warga RT 04 RW 03 Desa Tgelagandu dan Sumarto (50) warga RT 03 RW 02 Desa Tegalgandu.
Sebelum kejadian, kelima korban awalnya sedang menggarap sawah milik Kasir, warga Desa Jagalampeni yang ditanami bawang merah. Sekira pukul 13.30 WIB hujan deras menguyur wilayah setempat sehingga kelimanya berteduh di sebuah gubuk yang berada di tengah-tengah sawah. Saat tengah berteduh itulah tiba-tiba petir menyambar gubuk dan mengenai kelimanya
"Pas itu mereka sedang berteduh di gubuk karena hujan disertai petir. Tiba-tiba petir menyambar satu orang dan empat orang lainnya ikut kena," kata Wihadi (38) salah seorang warga Jagalempeni yang turut menolong korban kepada Sindonews Jumat (21/03/2014).
Akibat sambaran petir, satu orang yakni Tarsoni tewas seketika dan dua lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Asih, Brebes karena kondisinya kritis. Sementara dua lainnya dibawa pulang ke rumah masing-masing.
"Ada yang ngabari ke keluarga. Setelah itu dua orang langsung dibawa ke rumah sakit. Kalau yang tiga orang warga Tegalgandu dibawa ke rumah. Satu orang di antarnya meninggal," imbuh Wihadi.
Salah seorang perawat jaga di Rumah Sakit Bakti Asih, Anas, mengungkapkan kedua korban yang kritis dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 14.30 WIB. "Tapi mereka masih sadar saat dibawa ke sini," katanya.
(lns)