Kapolres Yogyakarta tak melihat penembakan pospol sebagai teror
Jum'at, 21 Maret 2014 - 18:44 WIB
Kapolres Yogyakarta tak melihat penembakan pospol sebagai teror
A
A
A
Sindonews.com - Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Slamet Santoso tak ingin menyebut insiden penembakan Pos Polisi Lalulintas di simpang tiga Jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Kota Yogyakarta dini hari tadi sebagai bentuk teror. Terlebih, suhu politik meningkat seiring adanya kampanye terbuka yang tengah berlangsung.
Mantan Wadirlantas Polda DIY itu tidak melihat penembakan tersebut sebagai bentuk ancaman yang bisa mengganggu jalannya pesta demokrasi, 9 April mendatang.
"Saya melihat belum sampai mengarah ke sana (pemilu)," katanya ditemui usai memimpin Sertijab Kabag Sumber Daya Manusia, Kasat Binmas, dan Kapolsek Kraton di Mapolresta Yogyakarta, Jumat (21/3/2014).
Slamet juga belum melihat adanya indikasi pelaku dendam dengan anggota kepolisian, khususnya kepada anggota lalu lintas yang berdinas di Pos Lalulintas yang berada di utara Kantor BPK DIY. Dia tidak ingin berspekulasi sebelum ada titik terang siapa pelakunya.
"Anggota saya masih bekerja, biarkan bekerja dengan maksimal dulu untuk mencari pelakunya. Nanti kalau sudah ketemu, bisa mengurai itu semua," tukasnya.
Dia melihat penembakan itu bukan diarahkan ke pos polisi tersebut. Melainkan ke arah sejumlah orang yang saat kejadian tengah nongkrong di sekitar lokasi.
Saat itu, pukul 01.00 ada sekelompok orang nongkrong di warung angkringan di sebelah timur pospol.
"Itu yang masih ditelusuri anggota saya, doakan agar secepatnya bisa terungkap," pungkasnya.
Baca juga:
Versi Kapolres Yogyakarta, pelaku tak sengaja tembak pospol
Mantan Wadirlantas Polda DIY itu tidak melihat penembakan tersebut sebagai bentuk ancaman yang bisa mengganggu jalannya pesta demokrasi, 9 April mendatang.
"Saya melihat belum sampai mengarah ke sana (pemilu)," katanya ditemui usai memimpin Sertijab Kabag Sumber Daya Manusia, Kasat Binmas, dan Kapolsek Kraton di Mapolresta Yogyakarta, Jumat (21/3/2014).
Slamet juga belum melihat adanya indikasi pelaku dendam dengan anggota kepolisian, khususnya kepada anggota lalu lintas yang berdinas di Pos Lalulintas yang berada di utara Kantor BPK DIY. Dia tidak ingin berspekulasi sebelum ada titik terang siapa pelakunya.
"Anggota saya masih bekerja, biarkan bekerja dengan maksimal dulu untuk mencari pelakunya. Nanti kalau sudah ketemu, bisa mengurai itu semua," tukasnya.
Dia melihat penembakan itu bukan diarahkan ke pos polisi tersebut. Melainkan ke arah sejumlah orang yang saat kejadian tengah nongkrong di sekitar lokasi.
Saat itu, pukul 01.00 ada sekelompok orang nongkrong di warung angkringan di sebelah timur pospol.
"Itu yang masih ditelusuri anggota saya, doakan agar secepatnya bisa terungkap," pungkasnya.
Baca juga:
Versi Kapolres Yogyakarta, pelaku tak sengaja tembak pospol
(lns)