Kepsek hasil lelang ditenggat 6 bulan
Rabu, 19 Maret 2014 - 17:21 WIB
Kepsek hasil lelang ditenggat 6 bulan
A
A
A
Sindonews.com - Kepala sekolah (kepsek) hasil lelang yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta rencananya akan dilantik pada Jumat 21 Maret 2014 luas.
Setelah dilantik, para kepsek ini akan diberi tenggat selama enam bulan untuk melakukan perbaikan di sekolah yang dipimpinnnya.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun mengatakan kepsek yang lolos lelang jabatan tidak boleh menilai murid hanya sebatas dari pengetahuannya saja.
"Kepsek juga harus menilai murid dari perilakunya terhadap lingkungan serta sarana dan prasarana," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Karena itu, Lasro menuntut agar kepala sekolah yang baru memiliki kompetensi lain, seperti ketrampil memelihara bunga, memelihara lingkungan, mengatur arsip, dan punya kepedulian walau bukan tugasnya.
"Kalau cuma pintar pengetahuan baca saja di toko buku," katanya.
Lasro juga mengancam apabila dalam waktu enam bulan, kepala sekolah yang baru ini tidak memberikan hasil yang signifikan untuk sekolahnya, maka Ia tidak segan untuk mengganti dengan yang lainya.
"Buktinya akan kita lihat di lapangan. Yang paling menggembirakan tadi ada statement bahwa (Bantuan Oprasional Pendidikan) BOP itu cukup. Itu akan saya pegang. Kalau masih ada yang lain berarti mereka munafik," tegas Lasro.
Baca juga:
Organisasi guru laporkan dugaan kecurangan
Ahok berang, Kadisdik terancam dicopot
Setelah dilantik, para kepsek ini akan diberi tenggat selama enam bulan untuk melakukan perbaikan di sekolah yang dipimpinnnya.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun mengatakan kepsek yang lolos lelang jabatan tidak boleh menilai murid hanya sebatas dari pengetahuannya saja.
"Kepsek juga harus menilai murid dari perilakunya terhadap lingkungan serta sarana dan prasarana," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Karena itu, Lasro menuntut agar kepala sekolah yang baru memiliki kompetensi lain, seperti ketrampil memelihara bunga, memelihara lingkungan, mengatur arsip, dan punya kepedulian walau bukan tugasnya.
"Kalau cuma pintar pengetahuan baca saja di toko buku," katanya.
Lasro juga mengancam apabila dalam waktu enam bulan, kepala sekolah yang baru ini tidak memberikan hasil yang signifikan untuk sekolahnya, maka Ia tidak segan untuk mengganti dengan yang lainya.
"Buktinya akan kita lihat di lapangan. Yang paling menggembirakan tadi ada statement bahwa (Bantuan Oprasional Pendidikan) BOP itu cukup. Itu akan saya pegang. Kalau masih ada yang lain berarti mereka munafik," tegas Lasro.
Baca juga:
Organisasi guru laporkan dugaan kecurangan
Ahok berang, Kadisdik terancam dicopot
(ysw)