Penembakan AKBP Pamudji, atasan & bawahan tak harmonis

Kamis, 20 Maret 2014 - 02:02 WIB
Penembakan AKBP Pamudji,...
Penembakan AKBP Pamudji, atasan & bawahan tak harmonis
A A A
Sindonews.com - Hubungan yang kurang baik antara atasan dan bawahan diduga sebagai motif dalam tewasnya Kepala Denma Ajudan Komisaris Besar Polisi (AKBP) Pamudji di Polda Metro Jaya. Pasalnya, hubungan kurang baik itu bisa menimbulkan ketegangan dalam komunikasi antar keduanya.

"Dari kemungkinan yang terjadi, bisa saja atasan bersikap otoriter sehingga yang diutamakan adalah power-nya. Sebaliknya, bawahan merasa tertekan dengan kondisi tersebut sehingga terjadi kasus demikian," kata Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI) Bambang Widodo Umar kepada Sindo, Rabu (19/3/2014).

Dikatakan Bambang, pekerjaan polisi itu banyak dan hal itu juga bisa menyebabkan anggota Polri menjadi stres jika atasannya berprilaku otoriter. Seharusnya, menurut dia, sesama anggota polisi harus sejalan untuk menyinergikan kinerja Polri yang lebih baik.

"Pekerjaan polisi itu banyak, dan tekanannya juga banyak. Jadi antara atasan dan bawahan juga perlu memiliki situasi kerja yang sejalan," tukas Pengamat Kepolisian dari UI ini.

Maka itu, Bambang menuturkan, Kapolri Jenderal Sutarman dan Kapolda Metro Jaya Dwi Priyatno memberikan pengawasan bagi anggota yang memegang senjata api (senpi). Senjata hanya diberikan pada mereka yang memiliki rasa tanggung jawab dan sadar akan fungsi senjata yang diberikan.

Karena, senjata diberikan untuk menunjang tugas, bukan untuk menjadikan polisi berlaga seperti jagoan. Maka itu, kejiwaan anggota polisi harus dicek secara berkala.

"Penanaman disiplin terhadap manfaat senjata api untuk bekerja ini yang harusnya tertanam dalam jiwa mereka. Perbaikan rekruitmen harus diperbaiki, jangan hanya tahap awal saja dilakukan tes kejiwaan tapi harus berkala," ungkap Bambang.

Baca:
AKBP Pamudji di mata keluarga
Sebelum tewas, AKBP Pamudji cekcok dengan anggota
(mhd)
Berita Terkait
3 Fakta Polisi Tewas...
3 Fakta Polisi Tewas Ditembak Polisi di Polres Solok Selatan, Didor Bagian Kepala
Kasus Bripda Ignatius...
Kasus Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage Tewas Ditembak, 2 Polisi Diamankan
Dugaan Bisnis Gelap...
Dugaan Bisnis Gelap Senpi dalam Tragedi Polisi Tembak Polisi, Selengkapnya Malam ini, Eksklusif di The Prime Show with Aiman, iNews
Polisi Tembak Mati Polisi...
Polisi Tembak Mati Polisi di Rusun Polri Cikeas Bogor
Polisi Bongkar Makam...
Polisi Bongkar Makam Gamma Paskibra yang Tewas Ditembak Oknum Polisi di Semarang
Keluarga Gamma Paskibra...
Keluarga Gamma Paskibra Tewas Ditembak Oknum Polisi Resmi Lapor Polda Jateng
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
3 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
4 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
5 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
7 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
8 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved