Scania kapok ikut lelang di Pemprov DKI
Rabu, 19 Maret 2014 - 15:31 WIB
Scania kapok ikut lelang di Pemprov DKI
A
A
A
Sindonews.com - Buruknya sistem lelang di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta nampaknya membuat Scania produk bus asal Swedia kapok.
Bahkan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama harus merayu pihak Scania agar mau ikut tender pengadaan bus.
"Kami masih melakukan lobi dengan Scania agar mau ikut dalam e-catalogue agar armada bus Transjakarta memiliki kualitas internasional," kata Ahok di Balai Kota, Rabu (19/3/2014).
Menurut Ahok, Perusahaan bus asal Swedia itu pesimis, karena dulu sempat ikut dalam e-catalogue, namun kalah bersaing dengan bus asal China.
"Awalnya mereka pesimis ikut e-catalogue ini. Dulu mereka pernah ikut tender bus, tetapi kalah karena bersaing dengan produk-produk China," ujar Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur itu akhirnya berusaha meyakinkan Scania agar bersedia ikut dalam e-catalogue, dengan menjanjikan bahwa Pemprov DKI mau membayar armada bus yang lebih mahal dari produk China agar lebih awet digunakan di Indonesia.
"Jadi kami ingin dia masuk ke dalam tender. Karena Malaysia saja sudah pakai Scania. Kenapa tidak coba pakai juga? Kami dorong Scania untuk masuk ke e-catalogue, untuk armada bus kota," ungkap Ahok.
Baca juga:
Mark-up bus Transjakarta ungkap 'kebobrokan' Jokowi
Bahkan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama harus merayu pihak Scania agar mau ikut tender pengadaan bus.
"Kami masih melakukan lobi dengan Scania agar mau ikut dalam e-catalogue agar armada bus Transjakarta memiliki kualitas internasional," kata Ahok di Balai Kota, Rabu (19/3/2014).
Menurut Ahok, Perusahaan bus asal Swedia itu pesimis, karena dulu sempat ikut dalam e-catalogue, namun kalah bersaing dengan bus asal China.
"Awalnya mereka pesimis ikut e-catalogue ini. Dulu mereka pernah ikut tender bus, tetapi kalah karena bersaing dengan produk-produk China," ujar Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur itu akhirnya berusaha meyakinkan Scania agar bersedia ikut dalam e-catalogue, dengan menjanjikan bahwa Pemprov DKI mau membayar armada bus yang lebih mahal dari produk China agar lebih awet digunakan di Indonesia.
"Jadi kami ingin dia masuk ke dalam tender. Karena Malaysia saja sudah pakai Scania. Kenapa tidak coba pakai juga? Kami dorong Scania untuk masuk ke e-catalogue, untuk armada bus kota," ungkap Ahok.
Baca juga:
Mark-up bus Transjakarta ungkap 'kebobrokan' Jokowi
(ysw)