Polisi pemegang senpi harus dievaluasi
Rabu, 19 Maret 2014 - 14:06 WIB
Polisi pemegang senpi harus dievaluasi
A
A
A
Sindonews.com - Kasus penembakan AKBP Pamudji yang diduga dilakukan anak buahnya menjadi pukulan keras bagi institusi kepolisian. Makanya, Komisi Kepolisian (Kompolnas) mendesak agar Polri mengevaluasi polisi yang memegang senjata api.
Komisioner Kompolnas, Edi Saputra Hasibuan mengatakan bahwa kasus ini harus ditindaklanjuti dari kepolisian.
"Kejadian tadi malam sangat disayangkan harus kembali terulang, diharapkan ini menjadi yang terakhir," katanya kepada wartawan di rumah duka Jalan Kamboja No 37 Rt 07/02, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (19/3/2014).
Mengenai anggota polisi, Edi menjelaskan, harus ada pembinaan kembali baik kedisplinan semua anggota kepolisian. Bagi anggota POlri yang memegang senjata api juga harus dievaluasi.
"Harus diselidiki apakah pistol yang ditemukan itu memang milik dari anggota polri atau dari piket," katanya.
Pantauan Sindonews saat ini jenazah AKBP Pamudji tengah disalatkan di Masjid Al-Kauzar dekat rumah korban.
Isak tangis mengiringi kepergian sosok polisi yang dikenal ramah namun tegas dalam melakukan pekerjaannya.
"Catatan kami di kompolnas, AKBP Pamudji dikenal adalah perwira polisi yang berintegritas dan bertanggung jawab," kata Edi.
Hal senada juga dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Rikwanto yang mengenal almarhum sebagai orang yang taat beribadah dan tidak pernah meninggalkan salat.
"Beliau itu bertutur halus namun tegas saat melakukan tugas kepolisiannya," katanya.
Komisioner Kompolnas, Edi Saputra Hasibuan mengatakan bahwa kasus ini harus ditindaklanjuti dari kepolisian.
"Kejadian tadi malam sangat disayangkan harus kembali terulang, diharapkan ini menjadi yang terakhir," katanya kepada wartawan di rumah duka Jalan Kamboja No 37 Rt 07/02, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (19/3/2014).
Mengenai anggota polisi, Edi menjelaskan, harus ada pembinaan kembali baik kedisplinan semua anggota kepolisian. Bagi anggota POlri yang memegang senjata api juga harus dievaluasi.
"Harus diselidiki apakah pistol yang ditemukan itu memang milik dari anggota polri atau dari piket," katanya.
Pantauan Sindonews saat ini jenazah AKBP Pamudji tengah disalatkan di Masjid Al-Kauzar dekat rumah korban.
Isak tangis mengiringi kepergian sosok polisi yang dikenal ramah namun tegas dalam melakukan pekerjaannya.
"Catatan kami di kompolnas, AKBP Pamudji dikenal adalah perwira polisi yang berintegritas dan bertanggung jawab," kata Edi.
Hal senada juga dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Rikwanto yang mengenal almarhum sebagai orang yang taat beribadah dan tidak pernah meninggalkan salat.
"Beliau itu bertutur halus namun tegas saat melakukan tugas kepolisiannya," katanya.
(ysw)