Rikwanto: Belum ada pelaku dan tersangka
Rabu, 19 Maret 2014 - 13:54 WIB
Rikwanto: Belum ada pelaku dan tersangka
A
A
A
Sindonews.com - Hingga saat ini Polda Metro Jaya terus melakukan penyidikan terhadap empat orang saksi dalam kasus penembakan Kepala Denma Polda Metro Jaya AKBP Pamudji. Penyidikan belum dapat menyimpulkan pelaku penembakan.
"Belum ada pelaku, belum ada tersangka. Alibi mereka semua kita tangkap saat melakukan pemeriksaan maraton," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Dia mengatakan, kesimpulan penyidikan tersebut baru bisa disampaikan pada sore nanti. Karena, hasil autopsi hingga kini belum keluar dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. "Kesimpulannya sore atau malam nanti, forensik belum keluar hasilnya," katanya.
Sedangkan berdasarkan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata Rikwanto, baru satu proyektil yang berhasil ditemukan. "TKP satu proyektil ada di dinding, satu lagi masih dicari, korban sudah ditemukan tewas," kata dia.
Rikwanto mengakui, hingga saat ini pihaknya terus melakukan penyidikan serta mendalami berbagai dugaan yang kemungkinan terjadi dalam insiden tersebut. "Senjata api yang ditemukan milik Brigadir S (Susanto). Apakah teguran jadi sakit hati? Kita masih penyidikan, bunuh diri atau penembakan," ujarnya.
Baca:
Brigadir S sebut AKBP Pamudji bunuh diri
"Belum ada pelaku, belum ada tersangka. Alibi mereka semua kita tangkap saat melakukan pemeriksaan maraton," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Dia mengatakan, kesimpulan penyidikan tersebut baru bisa disampaikan pada sore nanti. Karena, hasil autopsi hingga kini belum keluar dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. "Kesimpulannya sore atau malam nanti, forensik belum keluar hasilnya," katanya.
Sedangkan berdasarkan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata Rikwanto, baru satu proyektil yang berhasil ditemukan. "TKP satu proyektil ada di dinding, satu lagi masih dicari, korban sudah ditemukan tewas," kata dia.
Rikwanto mengakui, hingga saat ini pihaknya terus melakukan penyidikan serta mendalami berbagai dugaan yang kemungkinan terjadi dalam insiden tersebut. "Senjata api yang ditemukan milik Brigadir S (Susanto). Apakah teguran jadi sakit hati? Kita masih penyidikan, bunuh diri atau penembakan," ujarnya.
Baca:
Brigadir S sebut AKBP Pamudji bunuh diri
(mhd)