Kelebihan muatan, belasan truk 'digaruk'

Rabu, 19 Maret 2014 - 06:09 WIB
Kelebihan muatan, belasan...
Kelebihan muatan, belasan truk 'digaruk'
A A A
Sindonews.com - Petugas Gabungan dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Jawa Tengah, beserta Dishubkominfo Solo, berhasil merazia belasan truk yang melebihi batas muatan.

Belasan truk tersebut terjaring razia yang digelar oleh petugas di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Komplang, Selasa (18/3) siang. Truk-truk yang melanggar itu, rata-rata merupakan truk pembawa batu dan juga pasir yang berasal dari wilayah lereng Merapi.

Kepala Unit Pelaksana Perhubungan (UPP) Wilayah Surakarta, Djoko Widodo, menyebutkan truk itu membawa muatan dua kali lipat dari batas yang ditentukan untuk setiap jenis truk. Bahkan ada beberapa truk yang membawa muatan jauh dari batas maksimal yang ditentukan.

Dengan kondisi itu, jalanan yang dilintasi oleh truk akan mudah rusak, akibat muatan yang berlebihan. Tidak hanya itu, laju truk yang membawa muatan berlebih akan cenderung lambat dan menghambat laju para pengguna jalan lain yang ada di belakangnya.

"Razia sengaja kita lakukan, hal ini menindak lanjuti laporan para petugas pelaksana perbaikan jalan yang banyak menemukan truk bermuatan lebih," ucapnya.

Ia menambahkan, para sopir yang membawa muatan berlebih itu bakal dikenai sanksi tilang. Sanksi itu diterapkan guna memberikan efek jera kepada para sopir yang melakukan pelanggaran. Ia berharap dengan pemberian sanksi itu, pelanggaran batas muatan dapat diminimalisasi.

"Mereka nanti akan disidangkan pada 4 April mendatang, semoga setelah tu akan jera dan jalan tidak akan mudah rusak," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang sopir truk yang terkena razia, Mukarobun, mengaku mengerti akan aturan batas muatan itu. Akan tetapi dirinya memang sengaja untuk melanggar aturan dengan alasan efisiensi.

Menurutnya jika sesuai batas muatan, truknya hanya bisa membawa muatan 4,2 tons saja. Padahal truk yang dibawanya mampu membawa muatan lebih dari 12 tons. "Ya tau mas batasnya, tapi kan waktunya menjadi tidak efisien, sehingga muatannya saya tambah menjadi 12 tons lebih,"
ucapnya.
(lns)
Berita Terkait
Catat! Ini Empat Jenis...
Catat! Ini Empat Jenis Pelanggaran Lalu Lintas Jalan Tol
3 Jalan di Jakarta Paling...
3 Jalan di Jakarta Paling Banyak Pelanggaran Lalu Lintas
Ribuan Pelanggaran Lalu...
Ribuan Pelanggaran Lalu Lintas Tertangkap Kamera ETLE
Kreatif tapi Kriminal!...
Kreatif tapi Kriminal! Modus Copot Pelat Nomor Belakang Biar Lolos ETLE Bikin Polisi Geram
Tips Menyalip Kendaraan...
Tips Menyalip Kendaraan Agar Kendaraan dan Nyawa Sama-sama Aman
Operasi Zebra Candi...
Operasi Zebra Candi 2020, Polres Salatiga Utamakan Tindakan Preventif
Berita Terkini
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
1 jam yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
3 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
6 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
8 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
8 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved