Bus Damri hangus terbakar di Terminal Leuwi Panjang
Selasa, 18 Maret 2014 - 11:40 WIB
Bus Damri hangus terbakar di Terminal Leuwi Panjang
A
A
A
Sindonews.com - Warga di sekitar Terminal Leuwi Panjang, Bandung, Jawa Barat digegerkan dengan terbakanya satu unit bus Damri D 7557 AL jurusan Leuwi Panjang-Cicaheum, sekira pukul 09.10 WIB.
Bus tersebut terbakar dekat pintu keluar terminal yang mengarah ke Jalan Kopo, Kelurahan Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul.
Beruntung dalam kebakaran ini kondisi bus tengah tidak berpenumpang dan tidak sampai menimbilkan korban.
Kepala Terminal Leuwi Panjang, Erick Sudjana, mengungkapkan, diduga kebakaran disebabkan percikan api yang berasal dari konsleting listrik dari bagian tertentu bus.
“Awalnya ada percikan dulu, lalu keluar asap dan api. Untuk busnya masih kosong, baru tiba dari Cicaheum 30 menit lalu. Jadi hanya sopir dan kenek yang keluar menyelamatkan diri,” jelasnya di lokasi kejadian, Selasa (18/3/2014).
Sementara itu, Kapolsekta Bojongloa Kidul, Kompol Kusno Diyantara, mengatakan saat kejadian bus tersebut tengah dikemudikan oleh Fajar Supriyadi (32) dan didampingi kondekturnya Zulkifli (39).
Menurutnya, api pertama kali diketahui oleh Zulkifli saat membersihkan seisi bus dengan cara menyapu lantai.
“Tiba-tiba saa itu dia lihat asap dari dashboard depan. Dia panik dan mengajak sopir untuk ikut turun. Pas turun api ternyata semakin membesar,” bebernya.
Akibat kejadian itu, pihak Damri diperkirakan mengalami kerugian materil mencapai Rp500 juta. Dan untuk memadamkan api, pihaknya pun meminta bantuan dua unit mobil pemadan dari Diskar Kota Bandung.
Bus tersebut terbakar dekat pintu keluar terminal yang mengarah ke Jalan Kopo, Kelurahan Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul.
Beruntung dalam kebakaran ini kondisi bus tengah tidak berpenumpang dan tidak sampai menimbilkan korban.
Kepala Terminal Leuwi Panjang, Erick Sudjana, mengungkapkan, diduga kebakaran disebabkan percikan api yang berasal dari konsleting listrik dari bagian tertentu bus.
“Awalnya ada percikan dulu, lalu keluar asap dan api. Untuk busnya masih kosong, baru tiba dari Cicaheum 30 menit lalu. Jadi hanya sopir dan kenek yang keluar menyelamatkan diri,” jelasnya di lokasi kejadian, Selasa (18/3/2014).
Sementara itu, Kapolsekta Bojongloa Kidul, Kompol Kusno Diyantara, mengatakan saat kejadian bus tersebut tengah dikemudikan oleh Fajar Supriyadi (32) dan didampingi kondekturnya Zulkifli (39).
Menurutnya, api pertama kali diketahui oleh Zulkifli saat membersihkan seisi bus dengan cara menyapu lantai.
“Tiba-tiba saa itu dia lihat asap dari dashboard depan. Dia panik dan mengajak sopir untuk ikut turun. Pas turun api ternyata semakin membesar,” bebernya.
Akibat kejadian itu, pihak Damri diperkirakan mengalami kerugian materil mencapai Rp500 juta. Dan untuk memadamkan api, pihaknya pun meminta bantuan dua unit mobil pemadan dari Diskar Kota Bandung.
(sms)