Hindari penipuan via SMS dengan 7 tips ala polisi

Selasa, 18 Maret 2014 - 10:44 WIB
Hindari penipuan via...
Hindari penipuan via SMS dengan 7 tips ala polisi
A A A
Sindonews.com - Seiring dengan perkembangan teknologi, para pelaku penipuan pun kini semakin berkembang. Salah satu trend terbaru adalah dengan melakukan penipuan melalui media pesan singkat atau SMS.

Dalam aksinya para pelaku seolah mengecoh korbannya seolah telah mendapatkan sebuah undian berhadiah dari salah satu produk kenamaan.

Namun sebelum menerima hadiah, korban harus menghubungi nomor tertentu yang ujung-ujungnya akan dimintai sejumlah uang.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengungkapkan, biasanya untuk meyakinkan korban pelaku akan berdalih sebagai perwakilan resmi dari produk yang akan memberi hadiah.

“Modus itu sebenarnya sudah cukup lama, tapi semakin kesini nampaknya semakin banyak. Dan untuk itu masyarakat perlu tahu bagaimana mengantisipasinya,” kata Martinus dalam rilis yang diterima, Selasa (18/3/2014).

Berikut tips aman ala Polda Jabar untuk mengantisipasi penipuan via SMS:
  1. Jangan mudah memberikan data pribadi kepada orang yang tidak dikenal (di mal/pusat perbelanjaan).
  2. Cek kebenaran informasi tersebut secara langsung ke operator terkait melalui jalur resmi.
  3. Bersikap waspada dan hati-hati serta jangan mudah percaya.
  4. Jangan tergiur dengan hadiah maupun iming-iming yang dijanjikan, dan jangan melakukan transfer uang.
  5. Melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian terdekat dan kepada pihak perusahaan penyelenggara.
  6. Segera sadar dan tutup telephone untuk menghindari semakin terjerumus dalam telephone hipnotis kata-katanya.
  7. Berhati-hatilah dalam menerima SMS dengan nomor asing yang mengaku saudara atau teman dekat.
Martinus memastikan, setiap undian berhadiah akan mencantumkan nama-nama pemanang melalui media massa atau datang langsung ke rumah.

Selain itu, pajak undian juga harus dibayar oleh pemenang setelah hadiah didapat atau dengan datang langsung kepada perusahaan yang memberikan hadiah.
(sms)
Berita Terkait
Dukung Profesionalisme...
Dukung Profesionalisme Polri, Sahabat Polisi Indonesia Kunjungi Senat Sespimti Polri
Mahasiswa UI Tewas Ditabrak...
Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka, Tim Advokasi Pertanyakan Profesionalisme Polisi
Rasa Keadilan dan Profesionalisme...
Rasa Keadilan dan Profesionalisme Polri
TNI Kawal Demokrasi...
TNI Kawal Demokrasi Tegaskan Nilai Profesionalisme
Dewan Pers Minta Jurnalis...
Dewan Pers Minta Jurnalis Tingkatkan Profesionalisme
Profesionalisme Birokrasi...
Profesionalisme Birokrasi dalam Pusaran Tahun Politik
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
6 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
6 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
8 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
9 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
9 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved