Menantu curiga Hj Djubaidah tewas dibunuh
Selasa, 18 Maret 2014 - 10:33 WIB
Menantu curiga Hj Djubaidah tewas dibunuh
A
A
A
Sindonews.com - Dugaan meninggalnya Hj Djubaidah (73), mertua dari Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, Zaenudin karena sakit dibantah sang menantu. Zaenudin yakin mertuanya tewas di tangan seseorang.
"Emasnya hilang semua, mertua saya tidak dalam kondisi sakit, saya curiga ada yang merampoknya," kata Zaenudin kepada wartawan di Tangerang, Selasa (18/3/2014).
Zaenudin juga mengatakan, berdasarkan informasi yang dia peroleh, saat ditemukan televisi mertuanya itu masih dalam keadaan hidup. Padahal, kata dia, kebiasaan sang mertua sebelum tidur adalah mematikan televisi.
Hal yang membuat Zaenudin curiga adalah temuan bekas luka seperti dipukul. Dibagian kepala dan lehernya. "Saat memandikan almarhum kami temukan luka," tambahnya.
Saat ini kata Zaenudin, jenazah mertuanya itu sudah diberangkatkan ke Cicalengka, Jawa Barat, untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Sementara itu Kapolsek Ciledug,Kompol Imam Santosa mengatakan hingga saat ini hasil autopsi korban belum keluar, sehingga polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban.
"Hasilnya sore ini keluar, nanti akan jelas apa penyebab kematian korban, yang jelas kami akan selidiki," tegasnya.
Baca:
Polisi buru keberadaan pembantu Djubaidah
"Emasnya hilang semua, mertua saya tidak dalam kondisi sakit, saya curiga ada yang merampoknya," kata Zaenudin kepada wartawan di Tangerang, Selasa (18/3/2014).
Zaenudin juga mengatakan, berdasarkan informasi yang dia peroleh, saat ditemukan televisi mertuanya itu masih dalam keadaan hidup. Padahal, kata dia, kebiasaan sang mertua sebelum tidur adalah mematikan televisi.
Hal yang membuat Zaenudin curiga adalah temuan bekas luka seperti dipukul. Dibagian kepala dan lehernya. "Saat memandikan almarhum kami temukan luka," tambahnya.
Saat ini kata Zaenudin, jenazah mertuanya itu sudah diberangkatkan ke Cicalengka, Jawa Barat, untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Sementara itu Kapolsek Ciledug,Kompol Imam Santosa mengatakan hingga saat ini hasil autopsi korban belum keluar, sehingga polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban.
"Hasilnya sore ini keluar, nanti akan jelas apa penyebab kematian korban, yang jelas kami akan selidiki," tegasnya.
Baca:
Polisi buru keberadaan pembantu Djubaidah
(mhd)