BEM Nasional bakal kaji amandemen UUD 1945

Selasa, 18 Maret 2014 - 08:44 WIB
BEM Nasional bakal kaji...
BEM Nasional bakal kaji amandemen UUD 1945
A A A
Sindonews.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia yang tergabung dalam perkumpulan BEM Nasional mencoba merefleksikan proses demokratisasi yang sedang berjalan. Salah satunya dengan mengkaji amandemen UUD 1945.

"Sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai mahasiswa, kami mencoba mengkonsolidasikan seluruh BEM se-Indonesia dalam kongres ke III yang akan diselenggarakan di Yogyakarta pada 19-22 Maret 2014," kata Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Syaefuddin, dalam keterangan tertulis, Selasa (18/3/2014).

Karena menurut mahasiswa, demokrasi masih dianggap belum mampu menciptakan bangsa Indonesia yang mandiri.

Demokrasi yang diterapkan di Indonesia saat ini dinilai kebablasan dan melahirkan sistem demokrasi transaksional.

Selain itu, menjamurnya kasus korupsi yang dilakukan oleh elit politik, membuat masyarakat apatis dengan proses politik sebagai instrumen dalam era demokrasi.

Hukum yang seharusnya ditegakkan dengan adil, juga masih menjadi permainan para politisi untuk meraih kepentingan segelintir orang.

Dalam hal ekonomi, amandemen UUD 1945 juga masih belum mampu membawa kesejahteraan terhadap rakyat Indonesia.

Hal itu terlihat dengan masih maraknya eksploitasi yang dilakukan oleh asing terhadap beberapa sumber daya alam (SDA) yang ada.

Sehingga banyak perusahaan-perusahaan asing yang masih menguasai SDA di Indonesia dan masih tingginya angka impor beberapa bahan makanan pokok dari beberapa negara tetangga.

"Oleh karena itu amandemen UUD 1945 perlu mendapat perhatian serius untuk dikaji ulang," jelas Syaefuddin.

Beberapa tokoh nasional seperti mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan juga akan dihadirkan untuk berbagi pemikiran dengan ratusan mahasiswa yang datang dari penjuru Indonesia.

Selain mengadakan Dialog Kebangsaan dengan beberapa tokoh nasional, Kongres III BEM Nasional ini diharapkan bisa memunculkan gagasan besar untuk Indonesia masa depan.
(sms)
Berita Terkait
Demo Serentak Mahasiswa...
Demo Serentak Mahasiswa Se-Indonesia di Palembang Diwarnai Kericuhan
Aksi Demo Mahasiswa...
Aksi Demo Mahasiswa ‘Indonesia Gelap’ di Patung Kuda
Demo Indonesia Gelap,...
Demo Indonesia Gelap, Pakar Hukum: Bentuk Ekspresi Pesimisme Masyarakat Ubah Jadi Optimisme
Mahasiswa Demo DPR:...
Mahasiswa Demo DPR: Menagih 17+8 Tuntutan Rakyat
Demo Mahasiswa Uhamka...
Demo Mahasiswa Uhamka di Sudirman Diwarnai Saling Dorong dengan Polisi
Demo Indonesia Gelap...
Demo Indonesia Gelap di Patung Kuda, Ribuan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah
Berita Terkini
BPOLBF dan IN-FLORES...
BPOLBF dan IN-FLORES Rumuskan Masa Depan Ekowisata Labuan Bajo
25 menit yang lalu
Tingkatkan Pelayanan,...
Tingkatkan Pelayanan, Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Hotline 110 dan Command Center
56 menit yang lalu
Ingin Berobat ke Negeri...
Ingin Berobat ke Negeri Jiran? IHH Healthcare Malaysia Gelar Expo di Surabaya
3 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
3 jam yang lalu
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
3 jam yang lalu
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
4 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved