3.425 warga Padang terserang penyakit kabut asap
Sabtu, 15 Maret 2014 - 13:15 WIB
3.425 warga Padang terserang penyakit kabut asap
A
A
A
Sindonews.com - Masyarakat Kota Padang, Sumatera Barat, mulai terjangkit penyakit akibat kabut asap yang melanda kawasan Sumatera sejak awal Maret 2014.
Tercatat, sejumlah penyakit yang diderita warga adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), radang paru-paru, iritasi mata, dan penyakit kulit, jumlahnya mencapai 3.425 orang.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Eka Lusti, dari laporan 22 puskemas yang tersebar di seluruh Kecamatan di Padang ada sebanyak 3.425 terserang penyakit karena kabut asap.
“Untuk Ispa saja jumlahnya sudah mencapai 2.897, kemudian iritasi mata 133 orang, pheumonia atau radang paru sebanyak 70 orang dan penyakit kulit sebanyak 325 orang,” katanya, Sabtu (15/3/2014).
Jika kebakaran terus terjadi dan penyebaran asap masih berlangsung, bisa jadi korban yang terserang penyakit akan bertambah.
“Data tadi itu belum semuanya, bisa jadi banyak. Kadang warga kalau hanya sakit sedikit, mereka tidak berobat dan ada juga yang langsung berobat ke dokter spesialis,“ ungkapnya.
Dengan kondisi asap yang masih pekat di Kota Padang, masyarakat dimita melindungi diri dengan menggunakan masker atau mengurangi kegiatan di luar ruangan.
Baca juga:
Kondisi udara di Riau sudah berbahaya
Tercatat, sejumlah penyakit yang diderita warga adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), radang paru-paru, iritasi mata, dan penyakit kulit, jumlahnya mencapai 3.425 orang.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Eka Lusti, dari laporan 22 puskemas yang tersebar di seluruh Kecamatan di Padang ada sebanyak 3.425 terserang penyakit karena kabut asap.
“Untuk Ispa saja jumlahnya sudah mencapai 2.897, kemudian iritasi mata 133 orang, pheumonia atau radang paru sebanyak 70 orang dan penyakit kulit sebanyak 325 orang,” katanya, Sabtu (15/3/2014).
Jika kebakaran terus terjadi dan penyebaran asap masih berlangsung, bisa jadi korban yang terserang penyakit akan bertambah.
“Data tadi itu belum semuanya, bisa jadi banyak. Kadang warga kalau hanya sakit sedikit, mereka tidak berobat dan ada juga yang langsung berobat ke dokter spesialis,“ ungkapnya.
Dengan kondisi asap yang masih pekat di Kota Padang, masyarakat dimita melindungi diri dengan menggunakan masker atau mengurangi kegiatan di luar ruangan.
Baca juga:
Kondisi udara di Riau sudah berbahaya
(san)