Kronologi penangkapan pembunuh Febri melalui facebook
Jum'at, 14 Maret 2014 - 14:54 WIB
Kronologi penangkapan pembunuh Febri melalui facebook
A
A
A
Sindonews.com - Penangkapan pembunuh Johana Febri (14) siswi SMP yang ditemukan tewas di pinggir jalan di Pamulang, Tangerang Selatan terungkap setelah polisi menelusuri rekam percakapan korban dan pelaku melalui facebook.
Kapolsek Pamulang, Kompol Doddy Sanjaya mengatakan, terungkapnya pembunuhan tersebut setelah polisi menelusuri rekamman percakapan korban dengan pelaku di facebook.
"Akhirnya diketahui kalau terakhir korban janjian dengan AS teman facebooknya," jelasnya di Mapolres Jaksel, JUmat (14/3/2014).
Hal tersebut, lanjutnya, didapat ketika penyidik mengecek facebook milik korban. Dalam akun tersebut, korban janjian dengan pelaku.
Dalam pembicaraannya tersebut, mereka berdua saling bertukar nomor ponsel dan disepakati kalau bertemu dengan pelaku pada tanggal Minggu 9 Maret 2014.
"Jadi mereka janjian pada tanggal (Sabtu) 8 Maret untuk bertemu keesokan harinya," tuturnya.
Dari pentunjuk inilah akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan dan mengakui semua perbuatannya.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Novi Thursanurohmat menambahkan, saat itu mereka janjian untuk bertemu di kawasan Pondok Benda, Tangerang Selatan.
Setibanya di TKP, pelaku sempat mengajak ngobrol dengan duduk-duduk diatas sepeda motor Honda Vario putih milik Febri. Ketika korban lengah, pelaku langsung menusukan pisau yang telah disiapkannya ke perut korban sebanyak dua kali dan satu kali ke tangan korban.
"Korban juga dibekap memakai slayer dan digulingkan ke tebing dimana korban ditemukan," tuturnya.
Setelah yakin korban tidak bergerak, kemudian dia membersihkan bekas darah korban dengan menggunakan kanebo.
Setelah itu, korban kembali kerumahnya di Kampung Cikarang, Pabuaran, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Namun, sepeda motor korban tidak dibawa ke rumahnya melainkan dititipkan ketukang tambal ban yang ada didekat rumahnya.
"Alasannya supaya tidak diketahui sama keluarga dan gampang menjualnya," tegasnya.
Baca juga:
Mayat wanita di Pamulang ternyata siswi SMP
Pembunuh siswi SMP dibekuk berkat facebook
Kapolsek Pamulang, Kompol Doddy Sanjaya mengatakan, terungkapnya pembunuhan tersebut setelah polisi menelusuri rekamman percakapan korban dengan pelaku di facebook.
"Akhirnya diketahui kalau terakhir korban janjian dengan AS teman facebooknya," jelasnya di Mapolres Jaksel, JUmat (14/3/2014).
Hal tersebut, lanjutnya, didapat ketika penyidik mengecek facebook milik korban. Dalam akun tersebut, korban janjian dengan pelaku.
Dalam pembicaraannya tersebut, mereka berdua saling bertukar nomor ponsel dan disepakati kalau bertemu dengan pelaku pada tanggal Minggu 9 Maret 2014.
"Jadi mereka janjian pada tanggal (Sabtu) 8 Maret untuk bertemu keesokan harinya," tuturnya.
Dari pentunjuk inilah akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan dan mengakui semua perbuatannya.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Novi Thursanurohmat menambahkan, saat itu mereka janjian untuk bertemu di kawasan Pondok Benda, Tangerang Selatan.
Setibanya di TKP, pelaku sempat mengajak ngobrol dengan duduk-duduk diatas sepeda motor Honda Vario putih milik Febri. Ketika korban lengah, pelaku langsung menusukan pisau yang telah disiapkannya ke perut korban sebanyak dua kali dan satu kali ke tangan korban.
"Korban juga dibekap memakai slayer dan digulingkan ke tebing dimana korban ditemukan," tuturnya.
Setelah yakin korban tidak bergerak, kemudian dia membersihkan bekas darah korban dengan menggunakan kanebo.
Setelah itu, korban kembali kerumahnya di Kampung Cikarang, Pabuaran, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Namun, sepeda motor korban tidak dibawa ke rumahnya melainkan dititipkan ketukang tambal ban yang ada didekat rumahnya.
"Alasannya supaya tidak diketahui sama keluarga dan gampang menjualnya," tegasnya.
Baca juga:
Mayat wanita di Pamulang ternyata siswi SMP
Pembunuh siswi SMP dibekuk berkat facebook
(ysw)