Ini pemicu ABG bertindak sadis
Jum'at, 14 Maret 2014 - 08:30 WIB
Ini pemicu ABG bertindak sadis
A
A
A
Sindonews.com - Kasus pembunuhan yang belakangan kerap terjadi di kalangan ABG dinilai sebagai masalah interpersonal. Karena, hal tersebut berkaitan dengan tingkat toleransi seseorang menghadapi masalah.
"Kebetulan pelaku memiliki toleransi yang rendah terhadap masalah," kata kriminolog dari Universitas Indonesia (UI) Iqrak Sulhin kepada Sindo, Kamis 13 Maret 2014.
Meski demikian, menurut Iqrak, jika kasus pembunuhan itu terus terjadi di kalangan remaja, maka ada yang salah dengan kehidupan sosial di Jakarta. Sambungnya, apakah pergaulan bebas, atau pola pendidikan keluarga yang salah.
"Artinya, ada problem sosial yang terjadi," ujarnya.
Selain itu, dia mengimbau, pelaku pembunuhan yang masih di bawah umur harus sesuai dengan Undang-Undang (UU) no 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak maka perlakuan terhadap anak yang terlibat kasus kriminal harus berbeda. Bahkan, sebisa mungkin kurungan badan menjadi alternatif terakhir.
Alasannya, jika pelaku di bawah 18 tahun maka dia diasumsikan masih memiliki umur panjang, kekuatiran stigma dari lingkungan. Selanjutnya, apakah pelaku terindikasi dipengaruhi oleh orang yang usianya dewasa atau tidak.
"Kalau otak pelaku adalah orang dewasa dan yang terlibat lainya adalah anak-anak, maka dipastikan ada role modelnya," tutupnya.
Sekadar diketahui, belakangan warga DKI Jakarta dikejutkan dengan pembunuhan berencana yang dilakukan sepasang kekasih Ahmad Imam Al Hafitd dan Assyifa Ramadhani, yang membunuh mantan kekasih Hafitd Ade Sara Angelina Suroto.
Sebelum dibunuh, kedua pelaku itu menyiksa Ade dengan berbagai cara, di antaranya di pukul, disetrum hingga digigit. bahkan, ketika sudah tidak sadarkan diri, mulut Ade dimasuki kertas hingga masuk ke tenggorokan.
Selain itu, Mia Nuraini (16), dibunuh dengan cara dikeroyok oleh delapan orang yang juda didalangi oleh mantan pacarnya. Tetapi, enam dari delapan pelaku itu sudah diamankan pihak kepolisian Mapolsek Cilandak, Jakarta Selatan.
Sedangkan, mantan pacarnya yang diduga sebagai dalam pembunuhan itu masih melarikan diri.
Baca:
Pengakuan pengeroyok yang tewaskan Mia
ABG tewas dianiaya berlatar dendam & cemburu
Assyifa disebut sebagai dalang pembunuhan Ade Sara!
"Kebetulan pelaku memiliki toleransi yang rendah terhadap masalah," kata kriminolog dari Universitas Indonesia (UI) Iqrak Sulhin kepada Sindo, Kamis 13 Maret 2014.
Meski demikian, menurut Iqrak, jika kasus pembunuhan itu terus terjadi di kalangan remaja, maka ada yang salah dengan kehidupan sosial di Jakarta. Sambungnya, apakah pergaulan bebas, atau pola pendidikan keluarga yang salah.
"Artinya, ada problem sosial yang terjadi," ujarnya.
Selain itu, dia mengimbau, pelaku pembunuhan yang masih di bawah umur harus sesuai dengan Undang-Undang (UU) no 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak maka perlakuan terhadap anak yang terlibat kasus kriminal harus berbeda. Bahkan, sebisa mungkin kurungan badan menjadi alternatif terakhir.
Alasannya, jika pelaku di bawah 18 tahun maka dia diasumsikan masih memiliki umur panjang, kekuatiran stigma dari lingkungan. Selanjutnya, apakah pelaku terindikasi dipengaruhi oleh orang yang usianya dewasa atau tidak.
"Kalau otak pelaku adalah orang dewasa dan yang terlibat lainya adalah anak-anak, maka dipastikan ada role modelnya," tutupnya.
Sekadar diketahui, belakangan warga DKI Jakarta dikejutkan dengan pembunuhan berencana yang dilakukan sepasang kekasih Ahmad Imam Al Hafitd dan Assyifa Ramadhani, yang membunuh mantan kekasih Hafitd Ade Sara Angelina Suroto.
Sebelum dibunuh, kedua pelaku itu menyiksa Ade dengan berbagai cara, di antaranya di pukul, disetrum hingga digigit. bahkan, ketika sudah tidak sadarkan diri, mulut Ade dimasuki kertas hingga masuk ke tenggorokan.
Selain itu, Mia Nuraini (16), dibunuh dengan cara dikeroyok oleh delapan orang yang juda didalangi oleh mantan pacarnya. Tetapi, enam dari delapan pelaku itu sudah diamankan pihak kepolisian Mapolsek Cilandak, Jakarta Selatan.
Sedangkan, mantan pacarnya yang diduga sebagai dalam pembunuhan itu masih melarikan diri.
Baca:
Pengakuan pengeroyok yang tewaskan Mia
ABG tewas dianiaya berlatar dendam & cemburu
Assyifa disebut sebagai dalang pembunuhan Ade Sara!
(mhd)