Satwa dilindungi dijual bebas di Malang

Kamis, 13 Maret 2014 - 15:05 WIB
Satwa dilindungi dijual...
Satwa dilindungi dijual bebas di Malang
A A A
Sindonews.com - Perdagangan satwa langka dan dilindungi tidak hanya marak di dunia maya. Di Pasar Burung Splendid, Kota Malang, yang sempat menjadi sorotan organisasi perlindungan satwa dan hutan ProFauna Indonesia juga perdagangan satwa langka masih terjadi.

Transaksi perdagangan satwa langka dan dilindungi tersebut dilakukan secara sembunyi dan satwa tidak dipajang atau didisplay. Nilai penjualan satwa langka dan dilindungi bisa mencapai Rp15 juta hingga Rp30 juta per ekor.

Ketua Paguyuban Pasar Burung Splendid Ismail mengatakan, transaksi satwa angka dan dilindungi biasanya dilakukan secara sembunyi, baik lewat telepon maupun online.

"Ada empat ribu lapak lebih yang didominasi penjualan burung di pasar ini," katanya, kepada wartawan, Kamis (13/3/2014).

Pengamatan wartawan di Pasar Burung Splendid, beberapa satwa lainnya seperti Burung Nuri Ambon ada yang dipajang di depan lapak. Selain itu, sejumlah hewan lainnya seperti kucing, anjing, tupai, dan ayam juga menghiasai setiap lapak di pasar burung ini.

ProFauna Indonesia pada peringatan World Wildlife Day 2014 yang jatuh pada 3 Maret merilis jika Indonesia menjadi habibat penting untuk satwa endemik, yaitu 259 jenis mamalia, 384 jenis burung, dan 173 jenis ampibi. Sayangnya, kehidupan satwa liar di Indonesia itu terancam punah akibat degradasi habitat dan perdagangan ilegal.

Ketua ProFauna Indonesia Rosek Nursahid mendesak, Pemerintah Indonesia untuk menindak tegas perdagangan ilegal satwa liar yang semakin marak, khususnya secara online.

Catatan ProFauna di forum online Kaskus saja pada bulan Januari 2014 itu terdapat 220 iklan yang menawarkan satwa dilindungi, termasuk bagian tubuhnya.

Tercatat, ada 22 jenis satwa langka yang diiklankan, antara lain penyu sisik, gading gajah, kukang, lutung jawa, elang jawa, kulit harimau, cendrawasih, kucing hutan, surili, kakatua raja, dan trenggiling.

“Perdagangan satwa liar menjadi ancaman serius bagi masa depan hidupan liar Indonesia”, kata Rosek Nursahid.
(san)
Berita Terkait
3 Penjual Satwa Dilindungi...
3 Penjual Satwa Dilindungi Dibekuk, Polisi Amankan Trenggiling dan Burung Langka
Banyak Spesies Indonesia...
Banyak Spesies Indonesia Terancam Punah: Bagaimana Cara Menyelamatkannya?
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Polisi Tangkap 2 Penjual...
Polisi Tangkap 2 Penjual Satwa Dilindungi di Medan, 4 Lutung Sumatera dan 2 Kukang Disita
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
6 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
6 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
7 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
8 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
8 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved