Polisi periksa puluhan sopir dan buruh Bulog Garut

Kamis, 13 Maret 2014 - 13:30 WIB
Polisi periksa puluhan...
Polisi periksa puluhan sopir dan buruh Bulog Garut
A A A
Sindonews.com – Sebanyak 25 orang buruh angkut dan sopir Gudang Bulog Garut diperiksa jajaran Satreskrim Polres Garut. Mereka dipanggil terkait kasus dugaan pencurian dan penggelapan beras untuk masyarakat miskin (Raskin) di Garut.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dadang Garnadi mengatakan keterangan para buruh dan sopir sangat diperlukan dalam penyelidikan kasus tersebut. Namun demikian, Dadang enggan menjelaskan detail proses pemeriksaan yang dilakukannya.

“Benar kami melakukan pemanggilan terhadap para buruh dan sopir Gudang Bulog Garut. Mereka diperiksa terkait kasus penggelapan dan pencurian raskin. Selebihnya, kami belum bisa ungkap karena tahapannya masih dalam proses penyelidikan,” kata Dadang Kamis, (13/3/2014).

Mengenai banyaknya orang yang diperiksa dalam kasus penyelewengan raskin, menurut Dadang, karena kasus tersebut telah terjadi setiap bulan. Tidak menutup kemungkinan, kasus penggelapan raskin di Garut telah melibatkan banyak pihak.

“Kasus ini kan sudah berlangsung berturut-turut, setiap bulan terjadi. Jadi bukan hanya satu kali saja. Makanya ada kemungkinan melibatkan banyak pihak. Oleh karena itu, secara bertahap kita mintai keterangan dari pihak-pihak mana pun. Salah satunya adalah memintai keterangan dari para sopir dan buruh,” jelasnya.

Terkait adanya oknum wartawati berinisial I yang diduga terlibat dalam penyelewengan raskin, Dadang tidak membantahnya. Menurutnya, dalam kasus raskin ini oknum wartawati tersebut berperan sebagai penadah.

“Dia kami periksa karena diduga berperan sebagai penadah di kasus penggelapan raskin. Bisa jadi, oknum wartawati ini menjadi bagian dari maraknya penyelewengan raskin di Garut. Pemeriksaan para sopir dan buruh juga dilakukan terkait kasus dugaan yang mengarah kepadanya,” imbuhnya.

Berapa nilai raskin yang digelapkan, dia mengaku belum mengetahuinya. Hingga kini, pihaknya masih melakukan penghitungan terkait kerugian negara di kasus tersebut.

Baca juga:
Polres Garut minta warga laporkan raskin ilegal
(lns)
Berita Terkait
Tabanan Gempar, 2 Orang...
Tabanan Gempar, 2 Orang Terima Raskin Pulangnya Naik Mobil Toyota Terios
Berita Terkini
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
1 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
11 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
13 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
14 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
14 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
14 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved