Kualitas udara di Pekanbaru mulai berbahaya
Senin, 10 Maret 2014 - 11:08 WIB
Kualitas udara di Pekanbaru mulai berbahaya
A
A
A
Sindonews.com - Kualitas udara di Kota Pekanbaru, Riau, pagi ini, mulai berbahaya. Asap tebal dan pekat akibat pembakaran hutan dan lahan masih menyelimuti semua wilayah di Riau, khususnya Kota Pekanbaru.
Berdasarkan data, jarak pandang pagi ini sekira 100 sampai 150 meter. Informasi berbahayanya kualitas udara di Pekanbaru juga dapat terlihat dari papan indek standar pencemaran udara yang terpasang di beberapa jalan protokol hari ini.
Karena dianggap berbahaya, Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT kemudian meliburkan seluruh sekolah selama dua hari ke depan.
"Kami mendapatkan instruksi dari Wali Kota Pekanbaru untuk meliburkan para murid dari hari ini sampai hari Rabu, hari Kamis baru masuk kembali," tutur Riki, Guru SDN 10 Pekanbaru, Senin (10/3/2014).
Menurutnya, aturan ini tak hanya berlaku untuk siswa SD saja, namun juga berlaku untuk siswa SMP dan SMA di Pekanbaru.
Baca:
13 pembakar lahan cagar biosfer Riau ditangkap
Berdasarkan data, jarak pandang pagi ini sekira 100 sampai 150 meter. Informasi berbahayanya kualitas udara di Pekanbaru juga dapat terlihat dari papan indek standar pencemaran udara yang terpasang di beberapa jalan protokol hari ini.
Karena dianggap berbahaya, Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT kemudian meliburkan seluruh sekolah selama dua hari ke depan.
"Kami mendapatkan instruksi dari Wali Kota Pekanbaru untuk meliburkan para murid dari hari ini sampai hari Rabu, hari Kamis baru masuk kembali," tutur Riki, Guru SDN 10 Pekanbaru, Senin (10/3/2014).
Menurutnya, aturan ini tak hanya berlaku untuk siswa SD saja, namun juga berlaku untuk siswa SMP dan SMA di Pekanbaru.
Baca:
13 pembakar lahan cagar biosfer Riau ditangkap
(rsa)