Gerebek lokasi judi, 50 polisi dikerahkan
Minggu, 09 Maret 2014 - 14:48 WIB
Gerebek lokasi judi, 50 polisi dikerahkan
A
A
A
Sindonews.com - Dalam melakukan penggerebekan di lokasi judi Sawah Besar, Polres Jakarta Pusat mengerahkan 50 personel.
Banyaknya polisi yang dikerahkan karena sebelumnya ada anggota polisi yan dikeroyok oleh preman yang bekingi arena judi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja membenarkan, sebelum dilakukan penggerebekan besar-besaran dua anggota Polsek Sawah Besar melakukan observasi wilayah.
Lantaran curiga pihak keamanan penjudi langsung mendatangi Korban dan melarang untuk masuk, namun Kanit Reskrim, Reza Pahlevi tetap berusaha masuk, akhirnya dikeroyok.
"Kami lakukan dukungan personel agar pemberantasan perjudian bisa sukses," ujarnya ketika dihubungi, Minggu (9/3/2014).
Selanjutnya Tatan mengagatakan pihaknya menurunkan 50 personel. Menurutnya tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah.
Sementara ini barang bukti yang berhasil diamankan yakni meja yang digunakan untuk judi, kemudian dadu dan lima orang saksi.
"Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain, pasalnya tempat judi ini sudah lebih dari dua tahun beroperasi," tuturnya.
Banyaknya polisi yang dikerahkan karena sebelumnya ada anggota polisi yan dikeroyok oleh preman yang bekingi arena judi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja membenarkan, sebelum dilakukan penggerebekan besar-besaran dua anggota Polsek Sawah Besar melakukan observasi wilayah.
Lantaran curiga pihak keamanan penjudi langsung mendatangi Korban dan melarang untuk masuk, namun Kanit Reskrim, Reza Pahlevi tetap berusaha masuk, akhirnya dikeroyok.
"Kami lakukan dukungan personel agar pemberantasan perjudian bisa sukses," ujarnya ketika dihubungi, Minggu (9/3/2014).
Selanjutnya Tatan mengagatakan pihaknya menurunkan 50 personel. Menurutnya tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah.
Sementara ini barang bukti yang berhasil diamankan yakni meja yang digunakan untuk judi, kemudian dadu dan lima orang saksi.
"Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain, pasalnya tempat judi ini sudah lebih dari dua tahun beroperasi," tuturnya.
(ysw)