Hadapi ancaman Megatrush Mentawai, Padang gelar simulasi tsunami
Jum'at, 07 Maret 2014 - 15:04 WIB
Hadapi ancaman Megatrush Mentawai, Padang gelar simulasi tsunami
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak empat kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat, melaksanakan simulasi evakuasi tsunami dengan melibatkan warga dan siswa sekolah.
Kegiatan yang dilaksanakan Jumat (7/3/2014) oleh BPBD Kota Padang ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi ancaman Megatrush Mentawai yang diprediksi mencapai 8,9 skala richter.
Dalam simulasi evakuasi tsunami ini digambarkan telah terjadinya gempa bumi yang berpotensi terjadi tsunami yang ditandai dengan berbunyinya sirene peringatan untuk melakukan evakuasi warga.
Dalam situasi ini tergambarkan kepanikan warga dalam menyelamatkan diri dengan arahan menuju shalter-shalter yang terdekat.
Pra pelatihan simulasi evakuasi tsunami ini digelar di Kecamatan Padang Utara, Padang Barat, Koto Tangah dan Padang Timur.
Di Kecamatan Padang Utara ini simulasi melibatkan seratus orang warga dan siswa SMP. Petugas BPBD mengarahkan dan mengevakuasi warga ke shalter yang terdapat di SMP 25 dan SMA 1 Padang yang berjarak 200 meter dari bibir pantai. Proses evakuasi dengan target waktu kurang dari lima menit.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Padang Hendri mengatakan, kegiatan pra pelatihan simulasi tsunami ini akan dilanjutkan pada 21 Maret 2014 mendatang dengan melibatkan 14 negara.
Kegiatan yang dilaksanakan Jumat (7/3/2014) oleh BPBD Kota Padang ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi ancaman Megatrush Mentawai yang diprediksi mencapai 8,9 skala richter.
Dalam simulasi evakuasi tsunami ini digambarkan telah terjadinya gempa bumi yang berpotensi terjadi tsunami yang ditandai dengan berbunyinya sirene peringatan untuk melakukan evakuasi warga.
Dalam situasi ini tergambarkan kepanikan warga dalam menyelamatkan diri dengan arahan menuju shalter-shalter yang terdekat.
Pra pelatihan simulasi evakuasi tsunami ini digelar di Kecamatan Padang Utara, Padang Barat, Koto Tangah dan Padang Timur.
Di Kecamatan Padang Utara ini simulasi melibatkan seratus orang warga dan siswa SMP. Petugas BPBD mengarahkan dan mengevakuasi warga ke shalter yang terdapat di SMP 25 dan SMA 1 Padang yang berjarak 200 meter dari bibir pantai. Proses evakuasi dengan target waktu kurang dari lima menit.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Padang Hendri mengatakan, kegiatan pra pelatihan simulasi tsunami ini akan dilanjutkan pada 21 Maret 2014 mendatang dengan melibatkan 14 negara.
(sms)