Pelaku sempat ucapkan bela sungkawa lewat Twitter
Jum'at, 07 Maret 2014 - 11:05 WIB
Pelaku sempat ucapkan bela sungkawa lewat Twitter
A
A
A
Sindonews.com - Pelaku pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, Ahmad Imam Al Hafitd (19), yang sebelumnya ditulis (Hafiz) sempat mengucapkan bela sungkawa lewat akun twitternya. Bahkan, dirinya juga sempat menuliskan permintaan maafnya.
"Ya Allah innalilahi wa inalilahirajiun.. Semoga diterima disisi nya ya Tuhan, maafkan kesalahan," tulis Hafitd dalam akun twitternya @HafitdASO, Rabu 5 Maret 2014, saat jenazah Ade Sara ditemukan Patroli Jalan Raya (PJR) di Jalan Tol Bintara arah Cikunir KM 49.
Dalam akun tersebut Hafitd sedang berfoto mesra dengan kekasihnya Assyifa Ramadhani yang sebelumnya ditulis (Asifah).
Sekadar diketahui, penemuan jenazah Ade Sara pertama kali ditemukan oleh petugas PJR Didin Hermasnyah di jalan Tol Bintara arah Cikunir KM 49, sekira pukul 06.30 WIB, Rabu 5 Maret 2014. Tapi, belum diketahui apa penyebabnya.
"Belum bisa dipastikan penyebab kematiannya. Dari kondisi tubuhnya, terdapat luka lebam di paha dan tangan," kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo.
Berdasarkan penemuan, wanita yang tewas tersebut menggunakan pakaian warna putih dan rok hitam. Berambut panjang dengan tinggi sekira 161 centimeter.
"Wajahnya sudah membengkak biru, sulit dikenali. Di tangan kirinya memakai gelang karet bertuliskan, Java Jazz Festival," katanya.
Saat ini, jenazah korban sudah dikirim ke Rumah sakit Cipto Mangunsubroto (RSCM) Jakarta, untuk diautopsi.
"Ya Allah innalilahi wa inalilahirajiun.. Semoga diterima disisi nya ya Tuhan, maafkan kesalahan," tulis Hafitd dalam akun twitternya @HafitdASO, Rabu 5 Maret 2014, saat jenazah Ade Sara ditemukan Patroli Jalan Raya (PJR) di Jalan Tol Bintara arah Cikunir KM 49.
Dalam akun tersebut Hafitd sedang berfoto mesra dengan kekasihnya Assyifa Ramadhani yang sebelumnya ditulis (Asifah).
Sekadar diketahui, penemuan jenazah Ade Sara pertama kali ditemukan oleh petugas PJR Didin Hermasnyah di jalan Tol Bintara arah Cikunir KM 49, sekira pukul 06.30 WIB, Rabu 5 Maret 2014. Tapi, belum diketahui apa penyebabnya.
"Belum bisa dipastikan penyebab kematiannya. Dari kondisi tubuhnya, terdapat luka lebam di paha dan tangan," kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo.
Berdasarkan penemuan, wanita yang tewas tersebut menggunakan pakaian warna putih dan rok hitam. Berambut panjang dengan tinggi sekira 161 centimeter.
"Wajahnya sudah membengkak biru, sulit dikenali. Di tangan kirinya memakai gelang karet bertuliskan, Java Jazz Festival," katanya.
Saat ini, jenazah korban sudah dikirim ke Rumah sakit Cipto Mangunsubroto (RSCM) Jakarta, untuk diautopsi.
(mhd)