Pelempar dan perakit bom molotov berusia 16 Tahun

Jum'at, 07 Maret 2014 - 08:12 WIB
Pelempar dan perakit...
Pelempar dan perakit bom molotov berusia 16 Tahun
A A A
Sindonews.com - Aparat Polsekta Makassar akhirnya berhasil membekuk pelaku pelemparan bom molotov di posko pemenangan Demokrat, Jalan Abu Bakar Lambogo, Makassar 4 Maret 2014 lalu.

Keduanya masing masing Zulkarnaen (18) dan Yogi Pranaga (16) yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa tersebut.

Polisi yang melakukan penangkapan pertama kepada Zulkarnaen yang beralamatkan di Jalan Veteran Selatan Lorong 2 No 27, Makassar. Pemuda tersebut berperan sebagai pembonceng dengan menggunakan motor Yamaha Mio merah saat melakukan aksinya.

Dia ditangkap berdasarkan informasi masyarakat jika pelaku berkeliaran di Pasar Maricaya, Makassar. Dari penangkapan itu, polisi kemudian menggali informasi keberadaan rekannya.

Atas pengembangan itu, pelaku yang diinterogasi membeberkan jika rekannya adalah Yogi Pranata yang masih berusia 16 tahun yang sementara ditahan oleh Polrestabes Makassar dalam kasus membawa senjata tajam jenis ketapel dan busur.

"Ada pengakuan Zulkarnaen bahwa yang melempar adalah Yogi Pranata dan merakitnya. Adapun motifnya untuk memancing pemuda Jalan Ablam untuk tawuran," kata Kompol Emil Ristianto, Kapolsekta Makassar, Jumat (7/3/2014).

Menurut Emil, jauh sebelumnya jika pelemparan bom molotov murni kriminal murni lantaran di wilayah Polsekta sebelumnya terjadi perang dan perkelahian kelompok namun sudah selesai dan dimediasi dengan tripika kecamatan, tokoh masyarakat.

Sementara itu, Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasiah, mengatakan jika pelaku Yogi Pranata sementara dilakukan pemeriksaan dalam kasus membawa senjata tajam jenis busur. Serangkaian kasus dari pelemparan bom molotov akan diserahkan untuk diperiksa ke Polsekta Makassar.
(sms)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Rumah Ketua KPPS di...
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Peledak hingga Rusak, Polisi Turun Tangan
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
4 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
9 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
9 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
9 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
9 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved